TASIKMALAYA, RAKYAT MEDIA-Seorang pekerja proyek jembatan di Kabupaten Tasikmalaya tewas tersengat listrik. Pekerja yang tewas tersebut merupakan operator crein yang sedang mengangkat batu jembatan pada malam hari. Sementara seorang lagi pekerja yang ikut menjadi korban kecelakaan kerja itu saat ini kondisinya masih kritis.
Informasi yang diterima media ini, kedua orang yang menjadi korban kecelakaan kerja di proyek jembatan Toblongan Mangunreja Tasikmalaya, akibat kelalaian pimpinan atau mandor proyek yang memperkjakaan mereka tanpa memperhatikan standar keselamatan kerja.
Hal itu terbukti dengan jatuhnya korban diproyek tersebut saat crein pengangkat tembok beton mengenai kabel listrik tegangan menengah, saat kejadian Widi oprator crein dan salah seorang pekerja proyek bernama Lalan kabarnya tidak menggunakan alat pengaman karja. Akibatnya, Widi operator Crein asal bandung tewas saat menuju rumah sakit, sedang Lalan sendiri saat ini harus menjalani perawatan dirumah sakit dan kondisinya masih keritis.
Kiki salah seorang pekerja CV Adi grup membenarkan kejadian tersebut, bahwa saat musibah terjadi sedang berada dilokasi, saat itu Senin 2021 sekitar pukul 01 46 dinihari kami tengah melaksanakan pemasangan atau pemindahan beton jembatan dengan menggunakan crein. Ketika itu kondisi kurang penerangan dan sedang turun hujan sehingga oprator tidak mengetahui bahwa crein akan mengenai kabel listrik. Ketika ditanya kenapa pemindahaan beton tersebut harus dikerjakan malam hari, kiki menjawab untuk hal tersebut silahkan hubungi langsung pimpinan kami ujar nya,
Sementara warga sekitar menyayangkan kurangnya penerangan juga standar keselamatan kerja kurang diperhatikan oleh perusahaan tersebut. Akibat kejadian itu, untuk sementara pengerjaan proyek dihentikan dan masalah laka kerja sedang ditangani oleh pihak polres Kabupaten Tasikmalaya.
Laporan : Panca/Yos Rmnews.Id Kabupaten Tasikmalaya.

