PELALAWAN, RMNEWS.ID-Pelaksanaan musyawarah pembangunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2023 tingkat Kabupaten Pelalawan dilaksanakan, Rabu 16/03/2022 di gedung daerah Datuk Laksamana Mangkudiraja. Tahun ini musrenbang RKPD kabupaten Pelalawan Tahun 2023 menekan kan pada Peningkatan Kualitas SDM yang Tangguh untuk memantapkan Kesejahteraan Masyarakat dan Pelayanan Publik yang Inovatif Menuju Pelalawan MAJU.
Demikian disampaikan Bupati Pelalawan Zukri didampingi Wakil Bupati Pelalawan Nasarudin SH MH kepada Rmnews.id. Dikatakannya,bahwa kegiatan musrenbang RKPD kabupaten Pelalawan 2023 dapat memantapkan perekonomian masyarakat yang kolaraboratif dan inovatif, sehingga capaian RKPD tahun 2023 dapat terukur.” Saya berharap agar pihak perusahaan untuk memberikan perhatiannya terutama pembangunan jalan. Karena jalan haruslah menjadi perhatian dan tanggung jawab perusahaan dalam perawatan jalan”, ujarnya.

Zukri mengatakan, bahwa beberapa waktu yang lalu, Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan telah melakukan serangkaian tahapan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2023. Dimana dimulai dari Musrenbang Desa, Musrenbang Tingkat Kecamatan, Forum Konsultasi Publik dan Forum Perangkat Daerah, dan telah menghasilkan 132 usulan prioritas pembangunan yang akan dibahas lebih lanjut dalam Rakortekrenbang RKPD pada masing-masing rencana kerja perangkat daerah.

” Musrenbang RKPD ini merupakan mata rantai dari tahapan perumusan Rencana Kerja Pemerintah Daerah yang melibatkan seluruh para pihak untuk berpartisipasi aktif sebagai bagian dalam proses penyempurnaan penyusunan RKPD Kabupaten Pelalawan Tahun 2023. Saya berharap pelaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten Pelalawan Tahun 2022 untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2023 dapat menghasil beberapa kesepakatan nantinya,”ujarnya.
Dilanjutkannya, bahwa apa yang menjadi prioritas pembangunan dalam Rencana Pembangunann Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pelalawan Tahun 2021-2026 yang telah ditetapkan dengan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2021, menjadi pedoman dalam mewujudkan tujuan dan sasaran Pembangunan yang diterjemahkan dalam 5 (Lima) Misi Pembangunan Kabupaten Pelalawan. Lima misi tersebut yakni Maju SDM, Maju Ekonomi, Maju Infrastruktur, Maju Wisata dan Budaya serta yang terakhir Maju Kepemerintahan.

” Permasalahan dan isu strategis yang dihadapi saat ini berdasarkan data BPS tahun 2021 adalah masih rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yakni sebesar 72,08 poin lebih rendah IPM Provinsi Riau sebesar 72,94 poin, tingginya tingkat kemiskinan sebesar 9,63 persen lebih tinggi dari Provinsi Riau yakni sebesar 7,00 persen. Namun tingkat pengangguran terbuka sebesar 2,23 persen relative lebih rendah dari Provinsi Riau yakni sebesar 4,42 persen serta Laju Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Pelalawan sebesar 4,07 persen relatif lebih tinggi dari Provinsi Riau sebesar 3,36 persen,”jelasnya.
Zukri menambahkan, bahwa untuk mewujudkan percepatan pembangunan yang merata, juga diperlukan adanya kolaborasi pembangunan antara Pemerintah Daerah, Provinsi dan Pusat tersebut. Dengan adanya komitmen bersama tersebut, dirinya berkeyakinan permasalahan yang dihadapi masyarakat Kabupaten Pelalawan akan dapat diselesaikan dengan cepat dan tuntas.

” Selama ini dukungan perusahaan sudah baik, namun masih perlu dimaksimalkan dan lebih penting lagi kiranya perlu ada sinkronisasi dengan program atau kegiatan yang dijalankan Pemkab Pelalawan. Saya berharap dukungan dari semua sektor sangat diperlukan, demi memajukan negeri yang berjuluk Negeri Selancar Di sungai dan mensejahterakan masyarakat dengan pembangunan yang merata,”tutupnya.
Laporan : Suryadi Rmnews.Id Kab. Pelalawan.

