BENGKULU, RMNNEWS.ID- Fenomena langka terjadi di pesisir laut Bengkulu tepatnya di Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma, Bengkulu.
Sejak satu bulan terakhir, jutaan ekor ikan tamban menepi di wilayah itu. Fenomena ini tentu saja menguntungkan nelayan setempat.
Niko Erlangga, nelayan setempat mengatakan, ikan tersebut menepi khususnya pada malam hari.
“Nama ikan itu, ikan tamban sejenis ikan sarden. Ikan menepi pada malam hari, bahkan melompat ke daratan,” kata Nik, dikutip dari Kompas, Selasa (16/7/2024).
Kebanyakan nelayan mengambil ikan tersebut menggunakan jaring. Menurut dia menepinya ikan tamban menjadi berkah tersendiri untuk nelayan. Ikan tersebut dijual nelayan setempat dengan harga Rp 10.000 per kilogram.
“Rata-rata nelayan dapat ikan tamban sekitar 20 kilogram per hari. Ikan dijual dengan harga Rp 10.000,” kata dia.
Sejak bemunculan ikan tamban dengan jumlah banyak ini warga mengaku mendapatkan tambahan rejeki. “Alhamdulillah kami bisa beli baju baru,” ungkap Niko.
Fenomena menepinya ikan tamban ini disebabkan suhu laut yang sangat dingin di malam hari, sehingga ikan tersebut berenang secara bergerombol ke tepi mencari air bersuhu hangat.
“Menurut tetua nelayan, ikan tamban itu menepi karena kondisi laut tengah sangat dingin jadi ikan menepi mencari air yang bersuhu hangat,” ucap Niko.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: Kompas


