🔥 TERKINI
Home » TANJUNG PINANG » Pemko Tj Pinang Terkesan Cuek Sikapi Antrean Panjang di Sejumlah SPBU

Pemko Tj Pinang Terkesan Cuek Sikapi Antrean Panjang di Sejumlah SPBU

BAGIKAN:
ADVERTISEMENT
Antrean panjang di sejumlah SPBU di Tanjungpinang. (Foto/Doc)

TANJUNGPINANG, RMNEWS.ID- Antrean panjang di sejumlah SPBU di Tanjungpinang membuat publik berkesimpulan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang seakan membiarkan ataupun tutup mata melihat kejadian itu.

Terpantau di lokasi, hampir setiap hari antrean lori maupun pikap dan mobil box, untuk mendapatkan BBM jenis solar semakin panjang.

Seperti yang terjadi di SPBU yang berada di Jalan Raja Haji Fisabilillah Batu 8, antrean lori mencapai 1 kilometer.

ADVERTISEMENT

“Bingung, kok semakin hari semakin panjang antreannya,” kata salah satu sopir lori yang sedang antre di SPBU Batu 8, mengutip Hariankepri, Selasa (30/7/2024).

Peristiwa itu membuat dirinya dan rekan-rekan bertanya-tanya terkait kebijakan Pemko Tanjungpinang yang sebelumnya sudah mendata sopir untuk didaftarkan ke kartu kendali produk Bukopin.

“Kemarin sudah daftar, dan infonya akhir Juli 2024 sudah diluncurkan. Tapi masih juga belum terlaksana,” ungkapnya.

Sopir lori lainnya, Mustofa juga mengungkapakna perasaannya. Ia merasa resah dengan kondisi antrean yang tak kunjung usai. Ia juga mempertanyakan, sejauh mana upaya Pemko Tanjungpinang terutama dinas terkait mengatasi masalah ini.

“Kemarin kami sudah mengeluarkan biaya untuk perawatan lori agar lulus uji kir. Tapi, sampai saat ini tak juga keluar kartu kendali itu. Pemko seperti cuek saja,” kesalnya.

Sebelumnya diketahui, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Pemko Tanjungpinang, dan Bank KB Bukopin menyosialisasikan tentang penggunaan kartu kendali BBM jenis solar subsidi melalui fuel card produk Bukopin, Rabu (26/6/2024) di Hotel CK Tanjungpinang.

Kepala Disperdagin Kota Tanjungpinang, Riany menyampaikan, dalam sosialisasi itu, pihaknya menyampaikan, terkait kapan pendaftaran fuel card dibuka.
“Untuk pendaftarannya mulai 28 Juni 2024 sampai 12 Juli 2024,” tuurnya.

Menurutnya, kebijakan penggunaan fuel card saat membeli BBM solar subsidi sangat perlu dilakukan. Mengingat, saat ini antrean panjang ketika pembelian solar subsidi di SPBU kerap terjadi.

“Karena masalah antrean ini sudah meresahkan masyarakat dan mengganggu pengguna jalan lain. Jadi ini langkah Pemko, semoga dengan adanya fuel card, tidak ada antrean panjang,” pungkasnya

Editor: Gusti Rangga
Sumber: Harian Kepri

ADVERTISEMENT
RMNEWS