🔥 TERKINI
Home » Batam » Pencatat Tagihan Air PT Moya SPAM Indonesia Asal Asalan

Pencatat Tagihan Air PT Moya SPAM Indonesia Asal Asalan

BAGIKAN:
ADVERTISEMENT
Jasniwati yang juga Pemimpin Umum Surat Kabar Suara Mandiri Pos. (Foto/Mawardi).

BATAM, RMNEWS.ID–Banyak pelanggan air bersih PT Moya SPAM Indonesia mengeluh. Pasalnya tagihan air SPAM dirumah mereka membengkak sepuluh kali lipat dari sebelumnya. PT. Moya SPAM Indonesia terkesan tidak professional dalam mengelola perusahaan air di Batam.

Bahkan petugas pencatat meteran di perusahaan ini diduga bekerja asal asalan, sehingga masyarakat menanggung hajabnya. Seperti yang dialami salah seorang warga Tanjung Piayu Batam, ibu Jasniwati mengaku kaget melihat tagihan airnya rumahnya bulan Juli 2024 membengkak menjadi Rp 1.367.800. Padahal bulan bulan sebelumnya tagihan air tersebut normal yakni hanya Rp 140.350.

“Saya kaget melihat tagihan air dirumah saya pada bulan Juli 20024, membengkak sampai jutaan rupiah, padahal rumah itu hanya ditempati anak saya beserta istrinya dan anak anaknya, tapi kok tagihan air sampai membengkak jutaan rupiah, ketika saya tanyakan ke kantor PT. Moya Indonesia di Batam Centre, golongan tagihan rumah saya bisa berubah jadi A3 bisnis, padhal dirumah tidak ada usaha apapun,” ujar Jasniwati

ADVERTISEMENT

Jasniwati yang juga Pemimpin Umum Surat Kabar Suara Mandiri Pos menjelaskan, biasanya setiap bulan ia hanya merogoh kantong sebesar Rp 140.000 saja. Tagihan pemakaian air di rumahnya paling besar 140 sampai 150 ribu saja. Tapi kali ini membengkak sampai sepuluh kali lipat.” Saya tak nggerti bagaimana petugas pencatat meteran melihatnya, ia menduga petugas hanya membuat buat saja,”kata Jasniwati menduga.

Jasniwati mengaku telah membuat laporan ke Kantor Pelayanan Pelanggan (KPP) PT. Moya Indonesia Batam Center. Namun, dia mengaku kurang puas dengan penjelasan melalui surat pihak pengelola.”Dalam surat itu tagihan saya melonjaknya sejak Juli 2024 dengan pemakaian 117 m3. Tapi saya heran klasifikasi tagihan rumah saya dibuat 3A dengan klasifikasi niaga kecil. Padahal dirumah saya itu tidak ada perniagaan aatau apapun, itu yang saya herankan,”ungkap Jasniwati lagi.

Menurut Jasniwati, sejak perusahaan air dikelola oleh PT Moya Indonesia, tagihan air membengkaak sepuluh kali dirumahnya terjadi sudah yang ke dua kali,” Ini sudah yang kedua kali, sebelumnya juga pernah tagihan airnya membengkak seperti ini, tapi setelah saya   namun setelah pihaknya complain, tagihan air dirumahnya normal kembali, nah ini penyakit lamanya kambuh lagi,”kata Jasniwati sedikit mendongkol.

Oleh sebab itu, dia berharap pimpinan PT Moya Indonesia segera merespon terkait tagihan air membengkak ini. Sebab, keluhan yang sama juga dirasakan oleh warga lainnya, yang juga terkena kasus serupa, karenanya ia berharap pimpinan PT.Moya Indonesia dapat menanggapi keluahan war,” ujar Jasniwati.*

Laporan : Anwar Ujang wartawan rmnews.id Batam

 

ADVERTISEMENT
RMNEWS