🔥 TERKINI
Home » Umum » Warga Minggir Sleman Gelar Lomba Tembak Tikus untuk Tekan Gagal Panen

Warga Minggir Sleman Gelar Lomba Tembak Tikus untuk Tekan Gagal Panen

BAGIKAN:
ADVERTISEMENT
Ratusan ekor hama tikus yang berhasil ditembak pada lomba menembak hama tikus di Kalurahan Sidomoyo, Minggir, Kabupaten Sleman. (Foto/Doc)

SLEMAN, RMNEWS.ID- Warga Kalurahan (Desa) Sendangmulyo, Kapanewon (Kecamatan) Minggir, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan lomba menembak tikus sebagai upaya menekan populasi hama pengerat itu yang dinilai sangat merusak tanaman padi dan menyebabkan gagal panen.

“Kegiatan lomba menembak hama tikus ini dimaksudkan untuk menekan populasi tikus yang selama ini menyerang tanaman padi hingga menyebabkan gagal panen,” kata Lurah Sendangmulyo Budi Santosa, Jumat (13/9/2024), seperti dilansir Antara.

Dia mengatakan total luas lahan pertanian padi di Kalurahan Sendangmulyo sekitar 40 hektare.

ADVERTISEMENT

“Lahan pertanian yang menjadi sasaran serangan hama tikus di antaranya di Bulak Klepu, Bulak Slarongan, Bulak Danten, dan Bulak Tiban,” katanya.

Ketua panitia lomba menembak hama tikus Kalurahan Sendangmulyo Sudarno mengatakan lomba menembak tikus ini dilaksanakan sekitar seminggu lalu dan akan dilanjutkan pada Sabtu (14/9/2024).

“Lomba menembak tikus ini pada pekan lalu juga telah kami laksanakan dan hasilnya lebih dari 500 ekor tikus,” katanya.

Ia mengatakan lomba menembak tikus ini akan mengambil start dari lapangan sepakbola, Tiban, Sendangmulyo, sekitar pukul 19.30 WIB.

“Ini penyelenggaraan lomba yang kedua kalinya pada gelaran pertama pada pekan lalu dihadiri Panewu (Camat) Minggir, Kapolsek Minggir dan bberapa pejabat lain,” katanya.

Sudarno yang juga merupakan salah satu penggerak pertanian di Kapanewon Munggir tersebut, mengaku prihatin dengan tingginya populasi hama tikus di wilayahnya.

“Kebetulan Lurah Sendangmulyo punya hobi menembak. Jadilah kegiatan ini. Selain untuk olahraga, sekaligus pemberantasan hama. Sepasang tikus bisa berkembang menjadi 80 ekor hanya dalam waktu tiga bulan,” katanya.

Ia mengatakan dalam lomba ini setiap seekor tikus akan dibeli Rp4.000. Sebelum lomba, semua peserta berkumpul di Lapangan Tiban, Sendangmulyo, Minggir.

“Peserta lomba akan berangkat berburu bersama-sama dari lokasi. Pada lomba pekan lalu bisa kami tembak 500 ekor tikus, meski waktu itu hanya kami siapkan hadiah berupa unggas,” katanya.

Pihaknya mendukung upaya-upaya dalam pemberantasan hama perusak tanaman pertanian. “Kami sangat senang dengan adanya gerakan seperti ini,” pungkasnya.

Editor: Gusti Rangga
Sumber: Antara

ADVERTISEMENT
RMNEWS