BATAM, RMNEWS.ID- Warga tanjung piayu, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) bernama Jufrizal mengeluhkan tagihan listrik dirumahnya yang naik drastis tanpa sebab yang pasti.
Diketahui, tagihan air milik Jufrizal pada periode Juli hingga September 2024 mencapai Rp. 1.623.830,-. Angka tersebut sudah termasuk biaya denda sebesar Rp 65 ribu.
Padahal sebelumnya tagihan air dirumahnya dalam satu bulan hanya berkisar antara Rp 100 ribu hingga 150 ribu saja.
Sebelumnya, Jufrizal sempat mengirim surat kepada pihak PT.ADHYA TIRTA BATAM (ATB) selaku pengelola air bersih yang ada di Kota Batam, untuk meringankan jumlah tagihan air yang dinilai tak masuk akal tersebut.
Bahkan, Jufrizal sempat meminta kepada PT.ATB untuk memeriksa saluran air dirumahnya, karena dikhawatirkan ada kebocoran yang menyebabkan naiknya tagihan air dirumahnya. Namun, hingga kini PT.ATB masih diam dan terkesan tidak menghiraukan keluhan dari pelanggan tersebut.
“Saya sudah pernah kirim surat memohon keringanan dan meminta PT.ATB untuk mengecek saluran air dirumah saya, tapi tidak ada tindak lanjut,” tutur Jufrizal, Minggu 20 Oktober 2024.
Jufrizal menjelaskan, bahwa pemakaian air dirumahnya masih dalam batas normal seperti biasanya. Namun ia mengaku heran lantaran beberapa bulan terakhir tagihan air melonjak cukup signifikan.
Tak sampai disitu, dalam surat penagihan itu tertera golongan tarif pelanggan dirumahnya dengan kategori usaha. Jufrizal pun sempat meminta kepada pihak PT.ATB untuk mengubah kategori golongan tarif pelanggan. Namun, tetap saja pihak PT.ATB tak menghiraukan permintaan tersebut.
“Saya bingung pak, kenapa rumah saya dimasukkan kategori pelaku usaha, padahal kan ini rumah biasa tidak ada aktifitas usaha apapun, hanya rumah tangga biasa,” ujar Jufrizal.
Menurut informasi, tak hanya Jufrizal saja yang mengalami kenaikkan tagihan air, warga lain pun ada yang mengalami hal serupa.
Dengan adanya kejadian itu, PT.ATB disebut kurang profesional dalam melayani keluhan pelanggan dan terkesan asal-asalan dalam menentukan kategori pelanggan air bersih di Kota Batam.
Laporan: Redaksi


