🔥 TERKINI
Home » Internasional » Tidak Setuju Gencatan Senjata Gaza, Menteri Israel Ancam Gulingkan Netanyahu

Tidak Setuju Gencatan Senjata Gaza, Menteri Israel Ancam Gulingkan Netanyahu

BAGIKAN:
ADVERTISEMENT
PM Israel Netanyahu. (foto/dok)

JAKARTA, RMNEWS.ID – Menteri Keuangan Israel yang berhaluan kanan ekstrem Bezalel Smotrich mengancam akan menggulingkan pemerintah Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu jika Israel tidak menduduki Jalur Gaza, demikian laporan dari Anadolu.

Ancaman menteri yang dikenal ekstremis itu disampaikan setelah dia tidak setuju dengan kesepakatan gencatan senjata di Gaza antara Israel dan Hamas.

Menurutnya, kesepakatan gencatan senjata Gaza adalah kesalahan sangat serius dan penyerahan diri Israel kepada Hamas.

ADVERTISEMENT

Dilansir dari Sindo, Senin (20/1/2025), perjanjian gencatan senjata Gaza dan pertukaran tahanan mulai berlaku pada pukul 11:15 waktu setempat (09:15GMT) pada hari Minggu setelah tertunda beberapa jam karena tuduhan Israel terhadap Hamas karena menunda pembebasan daftar tawanan yang akan dibebaskan.

Gencatan senjata itu awalnya dijadwalkan mulai pada pukul 8:30 waktu setempat (06.30GMT).

“Israel harus menduduki Gaza dan membentuk pemerintahan militer sementara karena tidak ada cara lain untuk mengalahkan Hamas,” kata Smotrich kepada Army Radio.

“Saya akan menggulingkan pemerintah jika tidak kembali berperang dengan cara yang [mengarah kepada kita] mengambil alih seluruh Jalur Gaza dan memerintahnya,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Itamar Ben-Gvir mengumumkan penarikan partainya dari koalisi yang berkuasa setelah gencatan senjata Gaza.

Setelah penarikan partai Ben-Gvir, koalisi yang berkuasa masih bertahan dengan 62 kursi di Knesset yang beranggotakan 120 orang.

Pada hari Sabtu, 24 menteri dalam pemerintahan menyetujui gencatan senjata Gaza dan perjanjian pertukaran tahanan sementara delapan menolaknya.

Editor: Andika
Sumber: Sindo

ADVERTISEMENT
RMNEWS