🔥 TERKINI
Home » Nasional » Diduga Jadi Korban Penipuan Kerja, PMI Asal Asahan Tewas di Kamboja

Diduga Jadi Korban Penipuan Kerja, PMI Asal Asahan Tewas di Kamboja

BAGIKAN:
ADVERTISEMENT
Seorang pria asal Kabupaten Asahan, Sumatera Utara bernama Azwar (32 tahun), ditemukan tewas di Kamboja. (Foto/Doc)

ASAHAN, RMNEWS.ID- Seorang pria asal Kabupaten Asahan, Sumatera Utara bernama Azwar (32 tahun), ditemukan tewas di Kamboja. Ia diduga meninggal dunia setelah melompat dari lantai tiga tempat penginapannya.

Azwar diketahui merupakan warga Kelurahan Bunut Barat, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan. Ia bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan diduga menjadi korban penipuan oleh seorang pria yang mengaku sebagai agen penyalur tenaga kerja ke luar negeri.

Awalnya, Azwar diberangkatkan ke Malaysia dengan alasan untuk mengisi sebuah acara, karena ia dikenal sebagai penyanyi di Kabupaten Asahan. Namun sesampainya di Malaysia, ia justru dibawa ke Kamboja dan dipekerjakan bukan sebagai penyanyi.

ADVERTISEMENT

Dalam komunikasi terakhirnya, Azwar mengaku kepada keluarganya bahwa jika tidak memenuhi target kerja, ia akan disiksa. “Pasalnya disetrum itu seperti menggunakan helm, terus dicambuk dan akan dibuang ke laut,” ujar keluarga mengutip pengakuan Azwar, seperti diberitakan Kompas, Sabtu (28/06/2025).

Abdul Azis, adik kandung korban, mengungkapkan bahwa sang kakak sempat meminta uang sebesar Rp 40 juta sebagai denda dan tebusan. Keduanya sempat melakukan video call, di mana Azwar terlihat ditekan oleh seseorang yang diduga merupakan bos di perusahaan scam.

“Dia minta uang Rp 40 juta, saya bilang kalau tidak ada uang apa jaminannya. Dia bisa pulang kalau uang itu dikirim, dalam video call percakapan kami di telepon seluler. Bosnya meyakinkan kalau abang saya bisa dipulangkan,” ujar Abdul Azis, Jumat (27/6/2025).

Setelah pihak keluarga mentransfer uang muka sebesar Rp 15 juta, nomor telepon yang digunakan untuk berkomunikasi langsung tidak bisa dihubungi kembali.

“Setelah itu baru kami dapat kabar kalau abang kami Azwar telah meninggal dunia. Katanya ia melompat dari lantai 3 di sebuah gedung di Kamboja,” ungkap Abdul Azis.

Hingga kini, keluarga belum melihat kondisi jenazah Azwar sejak pertama kali dinyatakan meninggal. Mereka mengaku khawatir dan berharap dapat melihat korban untuk terakhir kalinya secara langsung.

Pihak keluarga berharap pemerintah, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kamboja, serta Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Asahan dapat membantu proses pemulangan jenazah Azwar ke kampung halamannya di Kisaran, Kabupaten Asahan, untuk dimakamkan secara layak.

Editor: Gusti Rangga
Sumber: Kompas

ADVERTISEMENT
RMNEWS