PEKANBARU, RMNEWS.ID- Sebanyak 34 orang mantan pengikut kelompok Anshor Daulah (AD) menyatakan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ikrar setia NKRI dilakukan di Balai Pauh Janggi Gedung Daerah Provinsi Riau di Pekanbaru, Jumat (27/6/2025). Kegiatan ini diinisiasi oleh Densus 88 Anti-Teror dan Polda Riau.
Pantauan di lokasi, dari puluhan eks kelompok AD ini, tampak dua orang perempuan. Mereka memakai baju gamis, jilbab hitam dan memakai sepatu.
Kemudian, 31 laki-laki. Semuanya memakai baju putih lengan panjang, celana hitam dan memakai peci hitam yang diikat pita merah putih. Di antara mereka tampak ada yang memakai sandal.
Mereka semuanya memakai masker penutup wajah warna putih. Kemudian, dua orang perwakilan maju ke depan membacakan ikrar setia NKRI.
Setelah pembacaan ikrar, satu persatu dari mereka hormat dan mencium bendera Merah Putih.
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan, puluhan eks anggota kelompok AD Riau telah menyatakan kembali ke pangkuan NKRI.
“Tadi kita sama-sama mendengar mereka telah menyatakan lepas baiat dan kembali ke pangkuan NKRI. Kemudian, bagaimana mereka bisa kita dorong agar menjadi warga Indonesia seutuhnya yang punya tugas untuk membentengi dalam konteks NKRI,” ujar Herry, Jumat (27/06/2025), mengutip Metrotv.
Dari puluhan eks kelompok AD ini, ada yang pernah terlibat aksi teror dan ada yang hanya terpapar radikalisme. “Ada yang terlibat, dan ada yang terpapar paham radikal,” kata Herry.
Pihak kepolisian, kata dia, tetap akan melakukan pengawasan supaya mereka dapat berperilaku dengan baik.
Di tempat yang sama, Gubernur Riau, Abdul Wahid merasa bersyukur eks kelompok AD bisa lepas dari paham radikalisme.
“Saya imbau kepada masyarakat harus bisa menerima mereka apa adanya. Karena mereka bagian dari masyarakat kita di Provinsi Riau, singkatnya” .
Editor: Gusti Rangga
Sumber: Metrotv


