🔥 TERKINI
Home » Nasional » MUI Dukung RUU Masyarakat Disahkan Menjadi Undang-Undang

MUI Dukung RUU Masyarakat Disahkan Menjadi Undang-Undang

BAGIKAN:
ADVERTISEMENT
Aksi Aliansi Masyarakat Adat Nusantara tuntut pengesahan RUU Masyarakat Adat. (Foto/Doc)

JAKARTA, RMNEWS.ID- Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat segera disahkan menjadi undang-undang.

Ketua Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (LPLH-SDA) MUI Hayu Prabowo menyebut salah satu tujuan undang-undang ini untuk mencegah konflik sosial.

“Kita dukung RUU masyarakat adat. Kan udah lama ya, kalau bisa harus didorong cepat selesai (supaya) Konflik sosial bisa selesai,” katanya dalam keterangan resmi, Minggu, 13 Juli 2025, seperti diberitakan Liputan6.

ADVERTISEMENT

Hayu mengatakan pihaknya akan mempelajari RUU Masyarakat Adat secara holistik.

“Ini masalah sosial harus kita cermati bersama. Kita tidak gegabah dan kita lihat secara holistik,” ungkapnya.

Hayu mengingatkan pentingnya keterlibatan tokoh lintas agama untuk menjaga hutan dan masyarakat adat. Dia juga menekankan pentingnya moral dan etik dalam menjaga lingkungan.

Sebagai informasi, RUU Masyarakat Hukum Adat telah masuk dalam Prolegnas RUU Prioritas tahun 2025. Pada 2025 ini pengusulnya adalah anggota DPR RI dari fraksi Partai NasDem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Pengusul dari Fraksi NasDem dan PKB telah mengirim surat permohonan penyusunan naskah akademik dan RUU kepada Badan Keahlian DPR RI. Permohonan tersebut telah disetujui dan selanjutnya dilakukan proses penyusunan sesuai prosedur di Badan Keahlian.

Ketua Komisi XIII DPR dari Fraksi NasDem Willy Aditya optimistis Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Hukum Adat bisa disahkan di era pemerintahan Prabowo Subianto. Yang diperlukan, katanya, adalah spirit bersama serta strategi agar RUU ini bisa gol.

“Kalau substansi, bagi saya karena kita sudah berdialektika hampir 20 tahun, yang paling penting tuh bagaimana menetapkan strategi agar ini gol. Kalau saya melihat tone positif, justru ini disahkan di zaman Pak Prabowo, saya sangat optimistis,” katanya di Senayan, Jakarta, Jumat, 11 Juli 2025.**

Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: Liputan6

ADVERTISEMENT
RMNEWS