🔥 TERKINI
Home » Nasional » Megawati Perintahkan Kader PDIP Dukung Pemerintahan Prabowo

Megawati Perintahkan Kader PDIP Dukung Pemerintahan Prabowo

BAGIKAN:
ADVERTISEMENT
Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. (Foto/Doc)

BALI, RMNEWS.ID- Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, memberikan pembekalan kepada para anggota DPR RI, DPRD ,Provinsi dan Kabupaten/Kota, dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) di Bali, pada Kamis (31/7/2025).

Dalam momen itu, Megawati juga memberikan arahan agar seluruh kader banteng mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Ibu (Megawati) menegaskan, kami mendukung Pemerintah. Mendukung dalam artian semua upaya yang dilakukan pemerintah yang positif dalam rangka menjaga negara, bangsa dan masyarakat ini supaya bisa melalui berbagai kondisi yang kurang baik saat ini,” ujar Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, di Bali, dilansir dari Antara.

ADVERTISEMENT

Deddy mengatakan, fiskal Indonesia saat ini sedang tidak stabil, pemasukan negara berkurang dan terjadi defisit. Selain itu, jatuh tempo utang luar negeri juga menjadi peringatan bagi keuangan negara.

“Jadi, pesan dari Ibu Mega adalah partai harus terus melakukan bounding dengan masyarakat. Sehingga, tahu persoalan real di masyarakat itu, sembari juga memastikan kami punya cukup banyak gagasan dalam rangka menjaga dan mendukung pemerintah agar betul-betul ada pada rel yang seharusnya,” ujar dia.

Deddy menyampaikan, Megawati juga memberi arahan kalau partai politik adalah tiang pemerintahan. Oleh karena itu, perlu ada rasa saling membantu di antara masing-masing partai politik.

“Karena kalau Ibu Mega selalu bilang bahwa partai itu adalah soko, tiang utama dari pemerintahan,” kata dia.

Lebih lanjut, Deddy menyampaikan, dalam undang-undang pemilu, partai politik juga diamanatkan untuk membangun bangsa dan negara. Oleh karena itu, PDI Perjuangan ingin semua partai politik di Indonesia solid.

“Kalau soliditas kan selalu menjadi isu yang kita dengungkan. Karena tidak ada dalam sejarah partai politik atau negara manapun, ketika partai politiknya tidak solid, negaranya bisa membangun dengan baik,” ujar dia.**

Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: Antara

ADVERTISEMENT
RMNEWS