🔥 TERKINI
Home » Peristiwa » Kebakaran Landa Panti Werdha di Manado, 16 Orang Tewas

Kebakaran Landa Panti Werdha di Manado, 16 Orang Tewas

BAGIKAN:
ADVERTISEMENT
Bangunan Panti Werdha Damai Paal Dua Manado yang terbakar hebat. (Foto/Doc)

MANADO, RMNEWS.ID- Kebakaran hebat melanda sebuah panti sosial (werdha) di Lingkungan VII, Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Minggu malam (28/12/2025).

Peristiwa tragis ini mengakibatkan sedikitnya 16 orang meninggal dunia, sementara sejumlah korban lainnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Kepala Lingkungan VII Ranomuut, Johana Tumuju, mengatakan kebakaran diketahui setelah dirinya menerima telepon dari warga yang meminta pertolongan.

ADVERTISEMENT

Ia bersama keluarga segera kembali ke lokasi dan mendapati api masih menyala di dalam bangunan panti.

“Kami dapat telepon, kami langsung kembali. Warga bilang cepat, kebakaran. Waktu kami masuk ke kamar-kamar, api masih ada dan kami langsung menelepon pemadam,” ujar Johana, Minggu, 28 Desember 2025, dikutip dari Beritasatu.

Menurut Johana, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Namun berdasarkan pengamatan awal, api diduga berasal dari bagian dapur panti yang berada di lantai atas bangunan.

“Untuk sementara titik api diduga dari dapur. Dari luar kelihatan api dari bagian atas, tapi pastinya masih menunggu penyelidikan,” katanya.

Ia menambahkan, jumlah korban jiwa sementara tercatat 16 orang.

Namun angka tersebut masih berpotensi bertambah karena proses evakuasi akan dilanjutkan kembali pada Senin pagi.

“Tadi kami dengar ada 16 kantong jenazah, rata-ratanya penghuni panti. Tapi masih kemungkinan bertambah. Untuk sementara yang terdata 16 korban meninggal,” jelasnya.

Dalam kejadian tersebut, warga sekitar langsung bergotong royong membantu proses penyelamatan.

Sejumlah warga bahkan nekat masuk ke dalam bangunan yang terbakar untuk mengevakuasi para lansia yang terjebak.

“Warga semua langsung menolong, termasuk suami saya dan beberapa warga lain. Mereka sempat menyelamatkan sekitar lima orang yang masih bisa dievakuasi,” ungkap Johana.

Para korban selamat langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Manado untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara korban meninggal dunia dievakuasi ke RS Bhayangkara Manado guna proses identifikasi lebih lanjut.

Johana juga menyampaikan bahwa seluruh unsur pemerintah setempat langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan kejadian.

Koordinasi dilakukan mulai dari kepala lingkungan, lurah, camat, hingga pemerintah kota.

“Begitu kejadian, kami langsung koordinasi. Pak Camat menghubungi Sekda, Ibu Lurah dan Sekretaris Pemadam juga langsung hadir di lokasi,” katanya.

Pemerintah bersama instansi terkait dijadwalkan kembali melakukan pengecekan lokasi pada Selasa pagi untuk memastikan tidak ada korban lain serta mengamankan area bekas kebakaran. Peristiwa kebakaran tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 20.00 Wita.**

Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: Beritasatu

ADVERTISEMENT
RMNEWS