🔥 TERKINI
Home » BANTEN » Warga Suku Badui Banyak Jadi Korban Gigitan Ular Mematikan

Warga Suku Badui Banyak Jadi Korban Gigitan Ular Mematikan

BAGIKAN:
ADVERTISEMENT
Ilustrasi. (foto/dokumentasi)

BANTEN, RMNEWS.ID- Saat ini tengah marak kasus gigitan ular tanah mematikan pada warga pedalaman Badui, Kabupaten Lebak, Banten.

Berdasarkan informasi, selama sebulan terakhir sudah ada lima kasus gigitan Ular Tanah di kawasan Badui.

Muhammad Arif Kirdiat selaku Koordinator Sahabat Relawan Indonesia (SRI) mengatakan, selama Juli 2024 sudah dua warga yang jadi korban gigitan ular di kawasan hutan Badui.

ADVERTISEMENT

Relawan pun menyelamatkan warga pedalaman Badui, Kabupaten Lebak, Banten yang menjadi korban gigitan ular tanah dan selanjutnya mendapatkan penanganan di RSUD Banten.

Mengutip Tvone, “Selama bulan Juli 2024 sudah dua warga yang menjadi korban gigitan ular yang mematikan itu di kawasan hutan Badui,” kata Arif, Minggu (14/7/2024).

Adapun, korban gigitan ular tanah terbaru yang dirujuk ke RSUD Banten itu bernama Rudi (46) warga Cibengkung Pasar, Desa Bojongmenteng atau kawasan yang berdekatan dengan pemukiman Badui di Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak.

Warga Badui tersebut digigit ular tanah di kawasan hutan pemukiman Badui, Sabtu (13/7/2024). Selanjutnya kasus tersebut dilaporkan ke Kepala Desa Bojongmenteng dan demi korban dibawa ke RSUD Banten.

“Kami merujuk korban dan langsung ditangani di IGD RSUD Banten dengan menerima pengobatan anti bisa ular (ABU),” kata Arif.

Menurut dia, korban gigitan ular berbisa itu tidak memiliki BPJS Bidang Kesehatan, namun demikian, pihak RSUD Banten menerima pasien tersebut dengan melengkapi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

“Kami semua pasien warga Badui maupun tetangga kawasan Badui jika mereka menjadi korban gigitan ular berbisa dirujuk dengan menyertakan SKTM, karena sudah bekerja sama antara SRI dan RSUD Banten,”jelas Arif.

Ia berharap, masyarakat Badui maupun tetangga pemukiman Badui diminta mewaspadai gigitan ular berbisa, khususnya saat musim hujan karena ular berkeliaran di jalan dan permukiman penduduk.

Editor: Gusti Rangga
Sumber: Tvone

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
RMNEWS