BATAM, RMNEWS.ID – Intellegence Quotient atau IQ adalah tolak ukur kecerdasan seseorang. Namun, selain itu ternyata ada kecerdasan jenis lain, yakni EQ. Lalu apa itu EQ, dan apa bedanya dengan IQ walau sama-sama tentang kecerdasan?
IQ (Intellegent Quotient), didefinisikan sebagai kecerdasan intelektual seseorang, seperti seberapa baik seseorang menyelesaikan suatu masalah (problem-solving), sebagai contoh; kecepatan dan keakuratan dalam memproses informasi yang dilihat atau didengar(Processing Speed Index), perhitungan dalam matematika(Quantitative Reasoning Index), kualitas daya ingat individu (Working Memory Index) dan sebagainya.
Lantas apakah EQ penting?
EQ (Emotional Quotient) atau biasa disebut sebagai Kecerdasan Emosional pada seorang individu. Seberapa baik individu tersebut dapat mengendalikan, menerima, serta memahami emosi dalam diri sendiri maupun orang lain adalah pengertian dari EQ. Memang tidak ada skor yang pasti dalam mengukur hal ini sebab kategori seperti ini cukup acak meskipun sekarang ada berbagai macam tes online.
Jadi ya, EQ itu sangatlah penting dalam kehidupan, seperti membantu hubungan atau relasi, maupun pengendalian stress pada diri kita.
Hubungan EQ dengan IQ:
Rata-rata orang ber-IQ tinggi di dunia memang bisa dibilang ‘aneh’ atau ‘kurang peka’. Penyebab utama hal ini tentu saja juga disebabkan oleh lingkungan mereka yang mungkin memaksa orang tersebut agar terisolasi dari luar atau sesuai dengan ekspektasi orang sekitar seperti keluarga. Mereka pun kadang kesulitan dalam menyampaikan sesuatu dengan bahasa mereka sendiri yang sulit di mengerti.
Individu tanpa EQ yang cukup seperti kurangnya empati akan sangat kesulitan dalam menjalani relasi atau mengikuti kegiatan umum di masyarakat.
Tanpa bimbingan yang benar sejak dini, anak tersebut akan tertekan terus-menerus hingga akhirnya tertanam ‘pola buruk’ dalam pikiran mereka dan dapat berlaku seumur hidupnya. Sebagai contoh adalah William James Siddis, kalian bisa temukan banyak cerita kejeniusan dirinya di Google.
Dapat di simpulkan bahwa keduanya sama pentingnya dalam kehidupan, walau secara praktikal seperti di kehidupan masyarakat, EQ jauh lebih di utamakan.
Editor: Andika
Sumber: Laporan Andika


