INTAN JAYA, RMNEWS.ID- Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kelompok Keni Tipagau melakukan penembakan di Bandara Pogapa sehingga menyebabkan bentrok dengan warga.
Teror tersebut terjadi di wilayah Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.
Panglima Koops Habema, Brigjen TNI Lucky Avianto mengatakan, kronologi bermula saat sepucuk surat dari OPM diterima oleh aparat keamanan yang bertugas di Homeyo.
Dalam surat yang ditandatangani oleh Keni Tipagau, disebutkan bahwa OPM akan menembak setiap pesawat yang hendak mendarat di Bandara Pogapa bila keinginannya tidak dipenuhi untuk mendapatkan bagian dalam proyek-proyek pembangunan di Distrik Homeyo.
Lucky lalu memerintahkan Satuan Tugas TNI yang berada di Distrik Homeyo untuk meningkatkan pengamanan wilayah, khususnya terhadap setiap penerbangan yang mendarat maupun lepas landas dari Bandara Pogapa.
âHal ini dilakukan untuk meningkatkan stabilitas keamanan yang mendukung kelancaran roda perekonomian dan kehidupan masyarakat Homeyo,â katanya, mengutip Okezone, Minggu 1 September 2024.
Namun, menurutnya OPM tak puas dengan respon aparat keamanan, sehingga pada hari Jumat tanggal (30/8), OPM melancarkan gangguan tembakan senjata di ujung Bandara Pogapa.
Merespon hal tersebut, para prajurit TNI yang bertugas di Homeyo langsung meningkatkan pengamanan dengan membalas tembakan OPM serta melakukan pengejaran.
âBerselang hampir 20 menit kemudian, melalui pantuan aparat keamanan, terjadi perlawanan masyarakat Homeyo kepada kelompok OPM yang berada di Kampung Janogo, Distrik Homeyo,â ujarnya.
Dari hasil pantauan, terlihat masyarakat Homeyo melakukan perlawanan fisik dan berusaha untuk mengusir para personel OPM keluar dari wilayah Distrik Homeyo.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: Okezone


