DEPOK, RMNEWS.ID – Situ Bahar yang berada di tengah permukiman warga Kampung Sidamukti, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, tercemar limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun). Air situ seluas 1,2 hektar itu kini berwarna hitam pekat, mengeluarkan aroma menyengat yang menyebabkan ekosistem air mati, itu meliputi ikan yang berada didalamnya.
Warga di enam RW sekitar resah akibat kondisi ini. Sebab, air tanah menjadi sumber kebutuhan sehari-hari juga mulai tercemar, sehingga warga enggan mengonsumsinya karena khawatir terhadap risiko kesehatan, termasuk keracunan.
Seorang warga, Nasa, mengungkapkan pencemaran Situ Bahar sudah berlangsung selama empat tahun terakhir. Limbah B3 tersebut diduga berasal dari pabrik lem dan tekstil di Kabupaten Bogor yang kerap membuang limbah ke situ.
“Kalau soal protes, banyak warga yang sudah menyuarakan, tapi sampai sekarang tidak ada penyelesaian. Limbah biasanya dibuang sore atau malam hari, meski sekarang kadang pagi atau siang. Malah, sekarang lebih sering,” ucap Nasa pada Sabtu (18/1/2025), dilansir dari BeritaSatu.
Selain limbah pabrik, tumpukan sampah rumah tangga juga ditemukan di situ yang memiliki fasilitas jogging track dan area bersantai. Akibatnya, warga semakin enggan beraktivitas di kawasan tersebut.
Warga berharap Pemkot Depok dan Pemkab Bogor segera bekerja sama untuk menyelesaikan masalah ini, mengingat limbah diduga berasal dari pabrik di wilayah Kabupaten Bogor. Limbah B3 yang terus mencemari lingkungan berpotensi menimbulkan dampak kesehatan serius bagi warga sekitar.
Editor:Andika
Sumber: BeritaSatu


