🔥 TERKINI
Home » Batam » Tanggapi Keresahan Masyarakat, Penerapan Fuel Card Pertalite di Batam Ditunda

Tanggapi Keresahan Masyarakat, Penerapan Fuel Card Pertalite di Batam Ditunda

BAGIKAN:
ADVERTISEMENT
Pegawai Disperindag Kota Batam menunjukkan kartu Fuel Card 5.0. (foto/dok)

BATAM, RMNEWS.ID — Pemerintah Kota Batam menunda penerapan kartu kendali Fuel Card 5.0 untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite yang semula direncanakan mulai Maret 2025. Hal ini merupakan respons atas keresahan masyarakat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, menyatakan pihaknya tidak ingin polemik berkepanjangan terkait Fuel Card.

“Kami hentikan sementara dulu. Kami tidak mau ada polemik terus menerus terkait Fuel Card ini. Jadi kami putuskan untuk menunda sementara dulu,” katanya, Sabtu 25 Januari 2025, dikutip dari gokepri.

ADVERTISEMENT

Meskipun program ini mendapat perhatian dari pemerintah pusat dan daerah lain sebagai upaya memastikan BBM bersubsidi tepat sasaran, Disperindag akan lebih dulu memasifkan sosialisasi.

“Mempertimbangkan respons dan tanggapan yang cukup beragam dari berbagai kalangan, serta berdasarkan hasil evaluasi yang kami lakukan, sementara ini kami bersepakat untuk menunda pelaksanaan, sampai masyarakat benar-benar memahami tujuan dari Fuel Card 5.0 ini,” ujar Gustian.

Ia menambahkan pihaknya akan terus memperkenalkan inovasi kartu kendali BBM bersubsidi ini dan merespons keresahan masyarakat dengan baik.

“Penyebarluasan informasi mendetail mengenai Fuel Card ini akan kami gencarkan kembali,” tegasnya.

Gustian menjelaskan perbedaan Fuel Card dan QR Code MyPertamina. QR Code MyPertamina merupakan bagian dari cara mendata kendaraan penerima BBM subsidi, sedangkan Fuel Card adalah alat pengendali saat pembelian BBM subsidi.

“Sehingga Fuel Card hadir untuk memastikan BBM tepat sasaran, dan meminimalisir terjadinya penyelewengan,” jelas Gustian.

Editor: Andika
Sumber: gokepri

ADVERTISEMENT
RMNEWS