JAKARTA, RMNEWS.ID – Kementrian Kehutanan (Kemenhut), Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan TNI resmi menandatangani nota kesepahaman untuk menjaga kawasan hutan dan keanekaragaman hayati di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat sinergi antar kementerian dan lembaga pemerintah.
Nota kesepahaman ini ditandatangani langsung oleh Menhut Raja Juli Antoni, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
“Spirit Magelang yang dicetuskan oleh Pak Presiden Prabowo Subianto itu memerintahkan kepada seluruh kementerian dan lembaga, dan TNI/Polri untuk bersinergi,” ucap Menhut Raja Juli.
“Salah satunya adalah di bidang kehutanan. Polisi hutan kami sangat terbatas, ASN kami sangat terbatas, dengan cakupan luasan kehutanan yang luar biasa luasnya. Oleh karena itu, kerja sama dengan TNI, sampai di akar rumput atau grassroots, nanti Babinsa akan kerja sama dengan Polisi Kehutanan untuk menjaga satwa kita, menjaga biodiversitas kita,” lanjut Menhut.
Dia menyebut bahwa terkait teknis kerja sama akan dikoordinasikan lebih lanjut di tingkat direktorat jenderal. Namun, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan penanaman pohon di beberapa tempat termasuk di daerah aliran sungai (DAS) yang dalam kondisi terdegradasi.
“Saya dengan Panglima TNI akan turun untuk banyak tanam pohon-pohon yang mudah-mudahan bisa menjaga daerah aliran sungai (DAS) kita,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai waktu pelaksanaan dan wilayah hutan yang akan menjadi fokus kerja sama, Raja Juli Antoni menegaskan bahwa program ini akan segera dijalankan.
Editor : Adhya
Sumber :


