BATAM, RMNEWS.ID – Warga Batam mulai resah akibat adanya aktivitas penggundulan hutan di Bukit Vista Sei Ladi, Baloi. Mirisnya, aksi ini berlangsung terang-terangan pada Rabu, 19 Februari 2025 sore sekitar pukul 17.00 WIB dan diduga telah dilakukan selama beberapa hari terakhir.
Padahal, kawasan tersebut memiliki peran vital sebagai daerah resapan air bagi Waduk Sei Ladi. Sebagaimana diketahui, Waduk Sei Ladi merupakan salah satu sumber air baku utama di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Penggundulan hutan di daerah tersebut berpotensi mengganggu sistem resapan air, yang dapat berdampak fatal terhadap ketersediaan air bersih bagi warga. Tak hanya itu, tanpa adanya tutupan hutan yang memadai, risiko banjir dan tanah longsor akan meningkat tajam, terutama saat musim hujan tiba.
Selain mengancam keseimbangan ekosistem, pembabatan hutan ini juga memunculkan pertanyaan besar mengenai legalitas dan pengawasan lingkungan di Batam. Pasalnya, tindakan semacam ini seharusnya tidak bisa berlangsung tanpa adanya izin resmi dan pengawasan ketat dari pemerintah serta instansi terkait.
Kondisi ini menimbulkan keresahan di masyarakat. Banyak warga yang mempertanyakan sikap pemerintah dan pihak berwenang dalam mengatasi perusakan lingkungan yang terus terjadi.
“Sedih banget, seperti kota tak bertuan,” ungkap salah seorang warga yang menyaksikan langsung aktivitas penebangan di lokasi.
Sejauh berita ini dibuat, belum ada pernyataan resmi dari otoritas terkait mengenai siapa yang bertanggung jawab atas penggundulan ini dan apakah ada tindakan tegas yang akan diambil.
Editor: Andika
Sumber: Batamnews


