🔥 TERKINI
Home » JAWA BARAT » Sidak Wamenaker ke PT Danbi, Ribuan Buruh Protes Tanpa Ada Kepastian PHK

Sidak Wamenaker ke PT Danbi, Ribuan Buruh Protes Tanpa Ada Kepastian PHK

BAGIKAN:
ADVERTISEMENT
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenzer Gerungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik pembuat bulu mata milik PT Danbi Internasional di Garut, Jawa Barat, pada Senin (3/3/2025). (foto/ist)

GARUT, RMNEWS.ID – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenzer Gerungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik pembuat bulu mata milik PT Danbi Internasional di Garut, Jawa Barat, pada Senin (3/3/2025). Sidak ini dilakukan setelah pabrik tersebut dinyatakan pailit pada 10 Februari 2025 lalu oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Akibatnya, sebanyak 2.079 karyawan kehilangan pekerjaan. Namun, hingga kini pihak manajemen belum secara resmi mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK), sehingga status karyawan menjadi tidak jelas. Selain itu, hak-hak mereka juga belum sepenuhnya dibayarkan oleh perusahaan.

Saat berada di lokasi, Noel—sapaan akrab Immanuel Ebenzer Gerungan—menyempatkan diri berdialog langsung dengan para buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI). Para buruh juga menggelar aksi protes di halaman depan pabrik.

ADVERTISEMENT

“Ternyata posisi kawan-kawan ini masih tidak jelas, apakah sudah di-PHK atau belum. Sementara itu, mereka juga membutuhkan program-program perlindungan dari pemerintah, seperti jaminan kehilangan pekerjaan dan jaminan hari tua,” ungkap Noel sebagaimana dilansir dari iNews.

Ia pun meminta manajemen PT Danbi Internasional untuk segera mengambil sikap tegas. Jika PHK benar-benar dilakukan, perusahaan wajib membayarkan pesangon serta hak-hak lain yang belum diberikan kepada pekerja.

“Yang paling penting adalah pesangon mereka, gaji yang menjadi hak mereka, serta kepastian status mereka. Jika PHK dibiarkan menggantung, itu akan menghancurkan harapan mereka,” tegasnya.

Noel menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam melihat situasi ini.

“Negara pasti akan bertindak,” pungkasnya.

Editor: Andika
Sumber: iNews

ADVERTISEMENT
RMNEWS