PALEMBANG, RMNEWS.ID – Wacana penghapusan Premium dan Pertalite seolah pemerintah kurang perduli dengan kondisi masyarakat saat ini. Ditambah lagi naiknya harga CPO menjadikan harga minyak goreng ikut terdongkrak maka lengkap sudah penderitaan rakyat ucap Deputy K MAKI Feri Kurniawan.
“Masyarakat semakin terpuruk dengan kenaikan harga bahan pokok akibat kenaikan harga pupuk subsidi dan kemudian mahalnya biaya transportasi bila Premium dan Pertalite di hapuskan”, ujar Feri Kurniawan.
“Sementara kalangan pengusaha mendapatkan keuntungan yang berlipat dari kenaikan harga CPO, batubara dan tax amnesti yang di berikan oleh Pemerintah”, jelas Feri Kurniawan.
“Sementara petani mulai merasakan dampak kenaikan harga pupuk subsidi yang di duga di sebabkan ekspor pupuk di bawah harga COGS atau di bawah harga HPP”, kata Feri Kurniawan.
“Kerugian ekspor pupuk yang di duga merugikan keuangan negara harus di bayar oleh petani dengan kenaikan harga pupuk subsidi”, ujar Feri Kurniawan.
“Berbagai di regulasi untuk menciptakan iklim usaha yang baik bagi pengusaha terkesan berdampak sebaliknya bagi masyarakat seperti kenaikan harga CPO karena di gunakan sebagai bahan bakar”, kata Feri Kurniawan.
“Pemerintah harusnya mengambil kebijakan yang lebih pro rakyat dengan tetap menyediakan pupuk subsidi dengan harga murah dengan menaikkan harga pupuk non subsidi yang sekarang di nikmati pengusaha dan menaikkan royalti dan pajak tambang untuk subsidi BBM”, pungkas Feri Kurniawan.
Redaksi : Ari Susanto
Sumber & Rilis : Nazarudin Siregar Rmnews.id K MAKI Sumsel


