OKU TIMUR, RMNEWS.ID-Inspektorat OKU Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Assesor dan Penilaian Maturitas Penyelenggara Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Bimtek yang dilaksanakan selama 2 hari kerja dari 17 hingga 18 Mei 2022Ā berlangsung di Aula Bina Praja II Setda OKU Timur. Selasa, (17/05/2022).
Peserta bimtek diikuti oleh 74 pegawai ASN di ligkungan pemerintah daerah yang terdiri dari 33 Kepala OPD, 4 camat serta masing-masing OPD mengirimkan 2 orang staff. Acara ini dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Jumadi, S.Sos. didampingi Kepala Inspektorat Hasbullah, S.H., M.M. serta menghadirkan narasumber Ernaldi Taqwinda yang merupakan perwakilan BPKP Provinsi Sumsel.
Kepala Inspektorat Hasbullah menyampaikan, bimtek ini dapat memberikan keyakinan bagi OPD sehingga dapat memadai dan tercapainya efektivitas pencapaian tujuan organisasi dan kehandalan pelaporan keuangan serta pengamanan aset negara, ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.
”Dimnana penyelenggaraan SPIP menggambarkan tingkat kematangan pencapaian tujuan dan pengendalian internal pemerintah pelaksanaan, dalamĀ kegiatan ini diharapkan meningkatkan maturitas SPIP SKPD untukĀ mencapai level 3.” jelas Hasbullah saat laporan
Hasbullah menambahkan, bimtek ini merupakan forum bagi SKPD untuk belajar SPIP langsung dengan BPKP yang akan membantu pemerintah OKU Timur dalam meningkatkan maturitas SPIP setiap OPD.”Kepada peserta bimtek, agar memaksimalkan kesempatan ini untuk belajar langsung sama BPKP, jika ada infrastruktur SPIP agar bisa memahami bagaimanaĀ tatacara dalam pelaksanaan nya,” tambah Hasbullah
Ernaldi salah satu pemateri bimtek dari BPKP Provinsi Sumatera SelatanĀ memaparkan bahwa SPIP tidak hanya dokumen di atas kertas saja, namun juga pelaksanaannya.”SPIP tidak hanya pelengkapan dokumen saja, namun juga dinilai pelaksanaanya. Ia dipengaruhi oleh hard control juga soft control. Ini berada diunsur pertama yaitu kepemimpinan yang kondusif. Pemimpin harus bisa memberi contoh yang baik bagi instansinya,” paparnya
Tugas kami memberikan bimbingan kepada peserta terkait implementasi penggunaan aplikasi E SPIP karena tahun ini secara manual namun dilakukan penilaian secara elektronik. Ilmu pengetahuan dan tidak kalah pentingnya adalah kerjasama kami harapkan masing-masing OPD kerjasama mengumpulkan dokumen-dokumen terkait unsur-unsur yang akan memberikan penilaian kepada OPD .
Sementara Sekda berharap ada keseriusan bagi peserta untuk mengikutinya sehingga mendapatkan ilmu pengetahuan apa menjadi persyaratan OKU Timur untukĀ mendapatkan SPIP level 3.”Diharapkan peserta mendapatkan ilmu pengetahuan kalau kita harus bergerak cepat dalam memenuhi untuk mencapainya, setiap OPD dan camat harus serius dalam melaksanakan apa yang menjadi tugas dan kewajiban setelah mengikuti bimtek ini,” tegas sekda .
Laporan : Yesianti Rmnews.Id Kabupaten Oku Timur


