PALEMBANG, RMNEWS.ID- Terjadi lagi kasus tahanan tewas di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Pakjo Palembang.
Kini seorang tahanan bernama Irohmin (22), warga KM 9 Palembang, Sumsel, dilaporkan meninggal dunia pada Kamis 8 Agustus 2024 menyusul kematian Yogi Irawan, seorang tahanan kasus narkoba yang juga ditemukan tewas di rutan tersebut. Irohmin merupakan tahanan kasus penganiayaan.
Kematian Irohmin yang baru satu pekan ditahan menimbulkan kecurigaan dari pihak keluarga.
Irohman (24), kakak kandung Irohmin, menjelaskan bahwa keluarga pertama kali menerima kabar kematian Irohmin ketika dia sedang dirawat di Rumah Sakit Siti Khadijah, Palembang.
Kabar tersebut mengejutkan keluarga, yang segera bergegas ke rumah sakit.
“Sekitar jam 3 dini hari, keluarga mendapat kabar dari rumah sakit bahwa dia sudah meninggal dunia,” ujar Irohman, dikutip dari Kumparan, Jumat 9 Agustus 2024.
Melihat kondisi tubuh Irohmin yang memiliki beberapa luka mencurigakan, keluarga memutuskan untuk membawa jenazah ke RS Bhayangkara Mohamad Hasan untuk dilakukan otopsi.
Irohman menyebut, jazad adiknya mengeluarkan darah serta benjolan di dahi yang membuat keluarga meragukan penyebab kematian tersebut.
“Kami merasa janggal sebab di kepala bagian belakangnya ada beberapa luka yang mengeluarkan darah, dan di dahi ada benjolan,” ujar Irohman.
Irohman menjelaskan, sebelum dipindahkan ke Rutan Klas 1 Pakjo, Irohmin sempat ditahan oleh polisi selama dua bulan di sel Polrestabes Palembang. Sepekan setelah dipindahkan ke Rutan, ia meninggal dunia.
Saat ini, dokter forensik masih menunggu surat laporan polisi dari anggota keluarga untuk memulai proses autopsi.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Rutan Klas 1 Pakjo, David Rosehan, belum memberikan keterangan resmi terkait kasus ini.
Dengan adanya kematian Irohmin, menambah daftar hitam kasus kematian di Rutan Kelas 1 Pakjo Palembang. Dalam sebulan sudah ada 3 tahanan yang meninggal di rutan tersebut.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: Kumparan


