BANDUNG, RMNEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung mendirikan dapur umum di Kecamatan Kertasari untuk melayani 2.000 pengungsi korban gempa bumi agar dapat terpenuhi kebutuhan pangannya.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna di Kabupaten Bandung, Kamis (19/9), mengatakan gempa bumi magnitudo 5.0 menyebabkan 2.000 jiwa dari delapan desa di Kecamatan Kertasari terpaksa mengungsi sementara waktu, karena rumah mereka mengalami kerusakan sehingga berbahaya untuk ditempati.
“Maka dari itu kita siapkan dapur umum, untuk kebutuhan makannya. Kita juga kasihan, karena mereka tidak bisa masak karena kondisinya tidak bisa diam di rumahnya,” kata Dadang, dikutip dari Antara, Kamis (19/9/2024).
Warga juga diminta untuk bertahan sementara waktu di pengungsian karena gempa susulan yang masih terus terjadi, sehingga rawan tertimpa material bangunan apabila memaksakan untuk pulang ke rumah.
Dadang juga turut memberikan instruksi langsung kepada jajaran terkait untuk terus memantau kondisi di lapangan dan memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi.
Ia menyebut sejauh ini terdapat enam desa yang terdampak gempa dengan ratusan rumah yang mengalami rusak ringan, rusak berat dan sedang. Korban gempa akan terlebih dahulu harus dievakuasi.
Editor: Andika
Sumber: Antara


