🔥 TERKINI
Home » Batam » Dampak Micin terhadap Fungsi Otak yang Perlu Diketahui

Dampak Micin terhadap Fungsi Otak yang Perlu Diketahui

BAGIKAN:
ADVERTISEMENT
Ilustrasi. (Foto/Doc)

BATAM , RMNEWS.ID- Monosodium glutamat (MSG) atau lebih dikenal dengan sebutan micin, adalah bumbu tambahan yang sering digunakan untuk meningkatkan cita rasa makanan.

MSG telah menjadi bahan pokok dalam berbagai masakan di seluruh dunia, terutama dalam masakan Asia. Namun, meskipun popularitasnya tinggi, MSG sering kali menjadi subjek kontroversi dan perdebatan.

Banyak mitos dan kekhawatiran yang berkembang di masyarakat mengenai dampak konsumsi MSG terhadap kesehatan, khususnya terkait fungsi otak dan kemampuan kognitif.

ADVERTISEMENT

Seiring dengan berkembangnya teknologi dan penelitian di bidang kesehatan, berbagai studi telah dilakukan untuk mengungkap kebenaran di balik klaim-klaim tersebut.

Namun, para ahli kesehatan dan ilmuwan terus berupaya untuk memberikan penjelasan yang lebih akurat dan berdasarkan bukti ilmiah. Artikel ini akan membahas dampak sebenarnya dari konsumsi MSG terhadap fungsi otak, berdasarkan pandangan dan temuan dari para ahli di bidang kesehatan.

Mengutip Okezone, Faktanya glutamat memiliki berbagai peran penting dalam fungsi otak. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2019 dan 2020, ditemukan bahwa glutamat berfungsi sebagai neurotransmitter, yaitu zat kimia yang merangsang sel-sel saraf untuk mengirimkan sinyal.

Namun demikian, penelitian yang berjudul Extensive use of monosodium glutamate: A threat to public health? dan Natural products as safeguards against monosodium glutamate-induced toxicity menunjukkan bahwa meskipun glutamat penting untuk fungsi otak, MSG juga berpotensi menyebabkan toksisitas otak dengan meningkatkan kadar glutamat secara berlebihan di otak, yang dapat merangsang sel-sel saraf secara berlebihan dan berisiko menyebabkan kematian sel.

Beberapa penelitian yang dikutip dari Healthline.com mengungkapkan bahwa makanan yang mengandung glutamat tidak akan memberikan dampak besar pada otak karena sebagian besar glutamat tidak menyebar dari saluran pencernaan ke dalam aliran darah atau menembus penghalang otak.

Oleh karena itu, setelah mengonsumsi MSG, seluruh kandungan akan sepenuhnya diolah dalam sistem pencernaan. Di sana, MSG berfungsi sebagai sumber energi, diubah menjadi asam amino lain, atau terlibat dalam produksi berbagai senyawa bioaktif.

Editor: Gusti Rangga
Sumber: Okezone

ADVERTISEMENT
RMNEWS