LEBAK, RMNEWS.ID – Warga Kabupaten Lebak, Banten, dikejutkan dengan ambruknya jembatan gantung penghubung Kecamatan Bojongmanik – Leuwidamar. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (14/11/2024).
Kepala Seksi Ketertiban Kecamatan Bojongmanik, Matin mengatakan, jembatan tersebut ambruk akibat putusnya tali seling penopang yang sudah usang.
Tali yang menjadi penyangga utama jembatan, kata dia diperkirakan sudah lama digunakan, sehingga tidak lagi mampu menahan beban.
“Penyebabnya adalah putusnya tali seling yang sudah cukup lama. Tali tersebut sudah tidak kuat lagi menahan beban jembatan,” ujar Matin saat dikonfirmasi, Jumat (15/11/2024), sebagaimana dilansir dari iNews.
Dia menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara dampak dari jembatan abruk tersebut, lanjut dia akses yang biasa digunakan oleh warga dan pelajar pergi ke sekolah itu kini terputus.
“Saat jembatan ambruk, tidak ada warga yang melintas, termasuk anak-anak sekolah,” katanya.
Menurutnya, laporan kejadian itu telah disampaikan ke kecamatan dan pemerintah desa. Dia juga memastikan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemerintah Kabupaten Lebak segera dilibatkan untuk menangani kerusakan jembatan.
Editor: Andika
Sumber: iNews


