LANGKAT, RMNEWS.ID – Pembangunan jalan Lingkungan Dusun IV Budi Utomo, Desa Karang Anyer, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat mengecewakan warga lantaran diduga dikerjakan secara asal.
Proyek tersebut diketahui baru selesai dikerjakan dan diserahterimakan kepada dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim). Sayangnya, jalan yang di bangun menggunakan paving blok itu sudah bergelombang dan paving bloknya sudah bisa dicopot.
Pelaksana pembangunan jalan lingkungan dusun IV Budi Utomo tersebut CV. Perdana Mey Sejahtera. Sumber dana dari P. APBD Langkat tahun 2024, dengan pagu proyek sebesar Rp 146.058.000,-.
Melansir dari Suara Persada, di lokasi proyek, jalan yang sudah selesai dilaksanakan rekanan itu, bergelombang dan sangat jauh dari kesempurnaan. Pasalnya, jarak paving blok cukup jauh sehingga kelihatan berlubang. Diduga hal itu disengaja untuk mengurangi bahan yang digunakan dalam pembangunan jalan tersebut.
Menurut informasi dari masyarakat setempat, bahwa pelaksanaan pembangunan jalan lingkungan dusun IV Budi Utomo, desa Karang Anyar, kecamatan Secanggang, diduga dikerjakan tidak profesional sehingga hasilnya kurang memuaskan.
“Baru selesai dikerjakan, paving bloknya sudah banyak yang copot dan bisa di buka,” ungkap warga yang tidak mau disebutkan identitasnya.
Ketika hal itu dikonfirmasi kepada Rudi Ketaren, selaku kepala bidang (Kabid) Permukiman dinas Perkim Langkat, mengatakan bahwa pelaksanaan jalan lingkungan dusun IV Budi Utomo, desa Karang Anyar, kecamatan Secanggang sudah baik dan sudah sesuai.
Masalah ada lubang di badan jalan karena jarak paving blok itu hal biasa dan nanti juga bisa diperbaiki. Karena setelah di isi pasir, lubang itu akan tertutup dan padat, tambah Rudi.
Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Jalan Lingkungan Dusun IV Budi Utomo, desa Karang Anyar, kecamatan Secanggang, Selamat, ketika dikonfirmasi awak media seputar adanya dugaan pembangunan jalan itu asal jadi menanggapi hal ini.
“Pelaksanaannya bagus, karena itu dekat rumah saya. Tapi nanti kami akan turun ke lokasi meninjau hasil pekerjaan itu. Apabila nanti ada paving blok yang sudah copot, kami akan menyuruh rekanan/kontraktornya memperbaiki,” ujar Selamat.
Editor: Andika
Sumber: Suara Persada


