LINGGA, RMNEWS.ID – Kapolres Lingga, AKBP Apri Fajar Hermanto, melakukan pengecatan makam keluarga Temenggung Jamaludin dan Datuk Kaya Montel. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian Kapolres Lingga terhadap para leluhur dan pejuang yang memiliki peran besar dalam sejarah Kerajaan Lingga.
Kapolres Lingga menceritakan, Temenggung Jamaludin adalah seorang pembesar kerajaan yang memiliki peran penting dalam pemerintahan Kerajaan Lingga. Ia dikenal sebagai sosok bijaksana dengan kemampuan kepemimpinan yang luar biasa, yang berjasa dalam menjaga kestabilan dan keamanan kerajaan.
“Temenggung Jamaludin adalah tokoh penting yang selalu memprioritaskan kestabilan kerajaan. Beliau memiliki jiwa kepemimpinan yang baik dan menjadi panutan pada masanya,” kata AKBP Apri Fajar Hermanto menerangkan, dilansir dari Batamnews.
Sementara itu, lanjut dia, Datuk Kaya Montel juga merupakan tokoh yang memiliki pengaruh besar dalam Kerajaan Lingga. Sebagai seorang bangsawan dan pembesar kerajaan, Datuk Kaya Montel dikenal sebagai tokoh yang kaya dan berpengaruh, terutama dalam sektor perdagangan dan ekonomi.
“Datuk Kaya Montel adalah salah satu pelopor dalam mengembangkan ekonomi dan perdagangan Kerajaan Lingga, yang membuat kerajaan ini berjaya di masa lalu,” Kapolres menambahkan.
Kedua tokoh ini, menurut Kapolres Lingga, memiliki kontribusi besar dalam kemajuan dan kejayaan Kerajaan Lingga. Untuk itu, penting bagi generasi saat ini untuk mengenang jasa-jasa mereka dan merawat warisan sejarah yang telah ditinggalkan. Salah satunya adalah dengan menjaga kondisi kompleks makam leluhur ini agar tetap terawat dan layak dikenang.
“Pengecatan makam ini adalah salah satu bentuk penghormatan kami kepada para leluhur dan pejuang. Dengan perawatan seperti ini, kami berharap makam leluhur ini tetap terjaga, sehingga generasi muda bisa terus mengenang dan menghargai perjuangan para tokoh besar ini,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Mepar Faif Sundoyo dan masyarakat sekitar berterimakasih atas perbuatan Kapolres Lingga yang menunjukkan bahwa menghormati sejarah dan para tokoh besar masa lalu adalah bagian dari membangun rasa kebersamaan dan kebanggaan akan warisan budaya yang dimiliki.
“Semoga Allah SWT balas dengan kebaikan dan rejeki yang berlimpah” ucap Kades yang akrab disapa Handoyo ini.
Kegiatan pengecatan ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap peninggalan sejarah dan budaya lokal, serta sebagai bentuk syukur atas jasa-jasa para pendahulu yang telah memberikan banyak kontribusi bagi daerah Lingga.
Editor: Andika
Sumber: Batamnews


