🔥 TERKINI
Home » SUMATERA UTARA » PB IMBI-SU Soroti Pemilihan Sekda Binjai, Diduga Sarat Nepotisme

PB IMBI-SU Soroti Pemilihan Sekda Binjai, Diduga Sarat Nepotisme

BAGIKAN:
ADVERTISEMENT
Pemko Binjai. (Foto/Doc)

BINJAI, RMNEWS.ID— Proses pemilihan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Binjai menuai sorotan tajam dari berbagai kalangan.

Kali ini, kritik datang dari Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Binjai–Sumatera Utara (PB IMBI-SU) yang menilai penetapan Sekda terpilih, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M, sarat dugaan praktik nepotisme.

Ketua Umum PB IMBI-SU, Muhammad Aldo Tarigan, menyebut dugaan tersebut menguat lantaran Chairin F. Simanjuntak diketahui memiliki hubungan keluarga dengan Wali Kota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, M.AP, sebagai saudara ipar.

ADVERTISEMENT

Dalam keterangan kepada media, Aldo menilai proses seleksi Sekda Kota Binjai tidak dilakukan secara transparan dan tidak mencerminkan indikator profesionalitas jabatan.

“Pemilihan Sekda dinilai tanpa kriteria yang jelas. Apakah syarat utamanya harus keluarga orang nomor satu di Kota Binjai?” ujar Aldo.

Selain menyoroti hubungan kekerabatan, PB IMBI-SU juga mengkritisi rekam jejak Chairin F. Simanjuntak saat menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kota Binjai.

Menurut Aldo, beredar berbagai isu di tengah masyarakat, mulai dari dugaan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD), tata kelola retribusi parkir yang dinilai tidak transparan, hingga dugaan permainan proyek.

PB IMBI-SU juga menyebut adanya indikasi keterlibatan dalam praktik jual beli proyek pemerintah daerah, meski hingga kini belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait.

Sebagai bentuk sikap resmi, PB IMBI-SU mengaku telah melayangkan surat kepada Pemerintah Kota Binjai untuk meminta klarifikasi langsung dari Sekda terpilih. Namun, hingga saat ini, pihaknya belum menerima jawaban.

“Bahkan kami justru mendapat intimidasi dari pihak yang diduga merupakan bawahan Sekda,” kata Aldo.

Aldo menegaskan bahwa sikap PB IMBI-SU murni sebagai bentuk kontrol sosial mahasiswa dan tidak memiliki kepentingan politik tertentu.

Ia menekankan pentingnya menjaga tata kelola pemerintahan daerah yang bersih, profesional, serta bebas dari konflik kepentingan.**

Redaktur: Gusti Rangga
Laporan: Supriadi MY RMNEWS.ID Sumut

ADVERTISEMENT
RMNEWS