🔥 TERKINI
Home » Nasional » Pemerintah Siapkan Lapas Super Maximum Security di Nusakambangan

Pemerintah Siapkan Lapas Super Maximum Security di Nusakambangan

BAGIKAN:
ADVERTISEMENT
Ilustrasi. (Foto/Doc)

JAKARTA, RMNEWS.ID- Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mengungkapkan bahwa pihaknya masih menyelesaikan pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kumbang di pulau Nusakambangan, Jawa Tengah.

Lapas tersebut masuk kategori super maximum security dan dirancang untuk menampung hingga 1.500 warga binaan atau narapidana berisiko tinggi.

“Kita akan terus lakukan pemindahan. Kita sekarang masih lagi menyelesaikan pembangunan 1.500 ruang lagi untuk yang super maximum security,” ujar Agus, Senin (29/12/2025), dilansir dari Antara.

ADVERTISEMENT

Agus berharap pembangunan lapas baru itu dapat segera rampung agar warga binaan yang kerap menimbulkan masalah dapat dipindahkan ke fasilitas dengan tingkat pengamanan tertinggi tersebut.

Ia menegaskan, pemerintah tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap narapidana maupun petugas lapas yang melakukan pelanggaran.

“Kalau memang mereka masih akan melakukan itu, ya kita akan terus melakukan tindakan, termasuk pegawai yang menyimpang,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Agus mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, sebanyak 1.880 warga binaan telah dipindahkan ke Lapas Nusakambangan.

Para narapidana tersebut dinilai berisiko tinggi, terutama terkait keterlibatan dalam peredaran narkotika serta praktik penipuan yang dikendalikan dari dalam lapas.

“Lebih 1.880 orang kami pindahkan ke Nusakambangan ini, mereka-mereka yang berisiko tinggi menjadi bagian dari peredaran narkotika dari dalam lapas, termasuk pelaku-pelaku penipuan,” jelas Agus.

Ia menambahkan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan berkomitmen untuk terus melakukan penindakan guna menekan praktik-praktik penyimpangan di lingkungan lapas.

Agus optimistis langkah tersebut akan berdampak positif terhadap penurunan pelanggaran.

“Ini mudah-mudahan ini akan mengurangi. Saya yakin ini juga sudah banyak berkurang,” pungkasnya.**

Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: Antara

ADVERTISEMENT
RMNEWS