SEI PAKNING, RMNEWS.ID-Organisasi Gabungan Masyarakat Siak Kecil ( GAMAS ) Kecewa terhadap PT BSP – BOB yang berkedudukan kantor di Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak dan wilayah operasi nya di Kabupaten Bengkalis. Pasalnya, PT BSP – BOB hanya umbar janji kosong atas tuntutan masyarakat, demikian di katakan ketua Gamas Darwis. Ak kepada sejumlah media.
Darwis. Ak selaku ketua Gamas dan juga sebagai direktur LSM BPN ICI Provinsi Riau, mengatakan bahwa masyarakat merasa kecewa dibohongi, dan pada tahun 2018 telah terjadi nya demo yang bertempat di simpang lima Desa Sepotong, permintaan masyarakat ada beberapa tuntutan
1 pipa gantung sepanjang jalan menuju desa sumber jaya ( Siak 4 ) di turunkan, karena menganggu dan terhalang masyarakat untuk berkebun dan Mempunyai rumah.
2 . Jalan sepanjang dari simpang lima menuju ke desa sumber jaya di semenisasi .
Usai demo tersebut, beberapa orang di undang ke kantor BSP BOB untuk mendapatkan mupakat , apa tuntutan masyarakat pada waktu itu pihak management perusahaan akan melanjutkan ke tingkat atas, sampai satu tahun berlalu tidak ada tanda-tanda dari pihak perusahaan tentang kesepakatan tu .
Akhirnya masyarakat Desa Sumber jaya mengadakan rapat dgn PT BSP-BOB yang bertempat di halaman kantor Desa Sumber jaya pada tahun 2019, Dalam pertemuan itu antara masyarakat desa dengan pihak perusahaan sepakat juga agar jalan operasi PT BSP BOB mulai dari Simpang Lima sampai desa Sumber jaya akan di laksanakan pengecoran ( semenisasi ) kata management perusahaan, ujar Darwis,.
Dikatakan Darwis lagi sampai hari ini janji yang di sampaikan oleh PT BSP-BOB kosong , bahwa pihak perusahaan hanya peduli dengan hasil bumi nya saja , jalan hancur . ketika panas masyarakat makan debu dan ketika hujan masyarakat makan lumpur, waw , kata Darwis.Ak geram .
Senada yg di sampaikan oleh kepala desa Sumber jaya Arianto mengatakan lewat WhatsApp nya , pihak perusahaan hanya membantu dana CSR aja sedang kan untuk fasilitas perusahaan seperti jalan cuma di perbaiki aja di sekrap dan gledor ajo, hanculah lamo-lamo jalan tu dan selama ini tidak pernah elok oleh operasi mobil PT BOB yang menuju ke desa kami sekarang hancur macam bubur , ajap masyarakat kami, ujar kades.
Dikata kades lagi , pokoknya parahlah melalui desa Lubuk Garam, kalau musim hujan memang tidak bisa di lewati, terang kades
Kades Lubuk Garam Mazlan mengatakan juga, kalau jalan operasi BOB menuju ke desa sumber jaya itu yang melewati desa Lubuk Garam hancur ketika hari hujan , ujar nya kades. (rm/tim)


