BATAM, RMNEWS.ID-Diperkirakan masih ada ribuan karung beras bantuan untuk warga miskin Kota Batam dari Badan Pangan Republik Indonesia atau Pemerintah Pusat hingga kini masih menumpuk di Kantor Pos besar Batam Centre. Meski bantuan pangan cadangan beras Pemerintah (CBP) tahap ke-III Tahun 2024 tersebut sudah lama di distribusikan oleh Badan Pangan Nasional Republik Indonesia ke PT.Pos Indonesia Kota Batam yang ditunjuk Pemerintah untuk menyalurkan beras itu kepada warga masyarakat.
Informasi yang diperoleh media ini, belum tersalurkan beras itu kepada masyarakat yang berhak menerimanya. Selain kurangnya sosialisasi, disebut sebut warga yang diberikan juga dipilih pilih, bahkan masyarakat yang seharusnya berhak menerima justru tidak di daftarkan sebagai penerima banbtuan. Bahkan banyak warga yang dinilai ekonominya mampu justru terdaftar sebagai penerima bantuan. Celakanya lagi, surat pemberitahuan penerima bantuan dari PT.Pos Indonesia juga diduga sengaja diperlambat disampaikan kepada warga penerima.
Koordinator Lapangan (Koorlap) Kecamatan Bengkong PT. Pos Indonesia Kota Batam, Anton ketika ditemui media ini di Kantor Pos Batam Centre, Kamis (15/2/2024) mengatakan pihaknya sudah menyampaikan surat pemberitahuan itu kepada lurah setempat agar disampaikan kepada warga penerima.

Koordinator Lapangan (Koorlap) Kecamatan Bengkong Anton. (Foto/Dokumentasi).
“Memang untuk tahap III ini kita agak terlambat, tapi surat pemberitahuan kepada masyaraakat yang berhak menerima sudah kami sampaikan kepada Lurah, karena mereka yang daftar warganya siapa saja yang berhak menerima, itu sudah kami sampaikan,”kata Anton.
Lebih lanjut Anton mengatakan, dalam pelaksanaan pemberian batuan pangan dari Pemerintah Pusat ini pihak kantor pos hanya sebagai penyalur saja, sedangkan yang mendata siapa saja yang berhak menerima bantuan tersebut adalah pihak Keluarahan dan RT/RW setempat.“Kami hanya sebagai penyalur atau ekspedisi saja, yang mendata siapa saja yang berhak menerima, itu urusan Lurah dan RT/RW,”kata Anton.
Menurut Anton, pemerintah memberikan bantuan beras kepada masyarakat setiap bulan 10 Kg beras selama 6 bulan.”Sebelum pemilu itu cukup banyak bantuan dari pemerintah pusat, tidak hanya beras, juga ada bantuan uang, kalau bantuan uang nilainya berpariasi, dari Rp 200 ribu hingga Rp 600 ribu, nggak tahu ya, sebelum pemilu itu banyak sekali bantuan dari pemerintah, munghkin ada kepentingan politik kali ya,” kata Anton keceplosan.
Anton menambahkan, jumlah batuan pangan berupa beras dari pemerintah pusat untuk kota Batam sebanyak 10 ribu penerima, Kecamatan Bengkong 3.000 penerima, Kecamatan Batam Kota 2.000 penerima, Kecamatan Sagulung 5.000 penerima dan Sei, Beduk 3.000 penerima,”Dalam satu karung itu beras itu 10 kg, kalau dinilai dengan uang 1 Kg bberas itu Rp 14.000 X 10 Kg = Rp 140 ribu,”kata Anton.***
Redaksi : Mawardi.


