🔥 TERKINI
Home » Batam » Sejumlah Serikat Pekerja di Batam Lakukan Aksi Unjuk Rasa Didepan Kantor Walkot

Sejumlah Serikat Pekerja di Batam Lakukan Aksi Unjuk Rasa Didepan Kantor Walkot

BAGIKAN:
ADVERTISEMENT
Demo buruh didepan kantor Wali Kota Batam Tahun 2022. (foto/net)

BATAM, RMNEWS.ID- Hujan deras dan angin kencang tak menggentarkan semangat para buruh untuk melakukan aksi unjuk rasa didepan kantor Wali Kota Batam.

Dalam aksinya tersebut mereka membawa atribut bendera serikat, umbul-umbul dan baliho yag bertuliskan tuntutannya.

Mereka memulai aksi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu-lagu mars serikat pekerja.

ADVERTISEMENT

Adapun aksi tersebut dilakukan adalah untuk menyampaikan beberapa hal penting diantaranya adalah aturan sistem Outsorching.

Sistem Outsourching ini dianggap menyulitkan para pekerja. Kemudian tuntutan kedua yakni, perusahaan tidak memberlakukan kontrak kerja secara berulang-ulang yang diatur dalam UU Omnimbus Law.

Berikutnya tuntutan ketiga naikkan Upah Minimum Kota 2025 sebesar 15 persen.

Yang terakhir, tolak kenaikan harga sembako, tolak kenaikkan BBM dan kenaikan tarif listrik.

“Hari ini adalah terakhir sidang uji materi omnibuslaw uu cipta kerja oleh MK. Dan akan hadir sebagai saksi ahli dari pemohon adalah Presiden Partai Buruh Said Iqbal. Pagi ini, kaum buruh kembali turun ke jalan. Bukan untuk sok gagah-gagahan.

Kami hadir untuk menyuarakan ketidakadilan yang telah lama terabaikan,” ujar Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) kota Batam, Yafet Ramon, mengutip Alurnews, Senin (8/7/2024).

Yafet mengatakan, setiap langkah adalah bentuk perlawanan terhadap kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat kecil.

“Setiap kata yang diucapkan membawa suara mereka yang terpinggirkan, yang hak-haknya dirampas, yang tak mampu menyuarakan keluh kesahnya.

Perjuangan ini bukan untuk diri sendiri, tetapi untuk mereka yang tidak bersuara. Kelas pekerja menghendaki dunia yang adil, dunia tanpa penindasan,” tegasnya.

Sekira pukul 11.12 WIB orator tampak berhenti menyuarakan aspirasinya. Hal ini dikarenkan kondisi hujan semakin deras.

“Bagi yang tak sanggup lagi dan sudah kedinginan silahkan berteduh,” kata orator.

Editor: Gusti Rangga
Sumber: Alurnews

ADVERTISEMENT
RMNEWS