DRINGU, RMNEWS.ID – Sungai Kedungdalem di Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menjadi tempat sampah. Terus menumpuknya sampah rumah tangga dan limbah plastik membuat sungai ini sangatlah kotor. Mirisnya, tumpukan sanpah tersebut panjangnya mencapai sekitar 50 meter.
Penumpukan sampah ini membuat warga setempat khawatir dampak negatif yang bisa ditimbulkan. Terutama ketika memasuki musim hujan.
Ketua RT 8/RW 3 Desa Kedungdalem Basuki Harianto mengatakan, sampah mulai menumpuk sejak sekitar 4 bulan terakhir. Namun sejauh ini belum ada upaya dari pihak terkait untuk membersihkannya.
“Sungai ini sering jadi tempat pembuangan sampah liar dan yang membuang dari luar daerah sini. Biasanya orang itu membuang sampah dari jalan raya pada malam hari. Yang dibuang biasanya juga berupa karung,” ujarnya, dilansir dari Radar, Senin (30/9/2024).
Sampah tidak terbawa arus sungai karena tertahan pohon bambu yang roboh ke arah sungai. Sampah pun menumpuk sepanjang sekitar 50 meter. Bahkan, saat dilempar dengan bata, bata itu tidak tenggelam dan nyangkut di atas tumpukan sampah. Selain itu, di sisi sungai ada gundukan tanah yang memakan ruas sungai hingga aliran air makin sempit.
Mendapati itu, Basuki berharap adanya perhatian dari pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini. Terlebih sebentar lagi memasuki musim hujan karena khawatir banjir.
Editor: Andika
Sumber: Radar Bromo


