NTT, RMNEWS.ID- Gunung Lewotobi Laki-laki yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali erupsi.
Erupsi yang terjadi sejak 11 Oktober hingga Sabtu pagi ini sudah lima kali mengalami letusan yang mengakibatkan hujan abu.
Meski hujan abu masih terus terjadi di pasar tradisional Desa Boru, Kecamatan Wulanggitang, banyak pedagang dan pengunjung pasar yang belum mengenakan masker.
Warga mengaku masih sulit untuk mendapatkan masker.
Di sisi lain, akibat sering dilanda hujan abu, warga mengalami krisis air minum bersih karena sumber mata air tercemar abu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki.
Berdasarkan laporan pos pengamat gunung api Lewotobi Laki-Laki yang berada di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Flores Timur, tercatat dari pukul 12.00 hingga pukul 02.25 menit Sabtu pagi ini, tercatat sudah dua kali letusan dengan tinggi kolom abu mencapai 1000 meter di atas puncak.
Daerah terdampak terjadi hujan abu vulkanik terjadi di dua kecamatan di Kabupaten Flores Timur dan satu kecamatan di Kabupaten Sikka.
Hingga saat ini, Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur masih menetapkan status Siaga Level III Gunung Lewotobi Laki-laki.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: Tvone


