🔥 TERKINI
Home » SUMATERA UTARA » Warga Medan Keluhkan Proyek BRT di Tengah Jalan gegara Bikin Macet Parah

Warga Medan Keluhkan Proyek BRT di Tengah Jalan gegara Bikin Macet Parah

BAGIKAN:
ADVERTISEMENT
Kemacetan akibat proyek Halte BRT Medan beberapa waktu lalu, hal ini dikeluhkan warga disana (foto/Instagram)

MEDAN, RMNEWS.ID – Masyarakat di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) mengeluhkan pembangunan proyek halte Bus Rapid Transit (BRT) di Jalan Balai Kota Medan yang berada di tengah badan jalan. Akibat proyek itu, arus lalu lintas di kawasan tersebut jadi semakin macet dan mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama para pekerja.

Pantauan pers, Selasa (24/12/2024) sore, kondisi lalu lintas di kawasan tersebut memang terlihat padat. Kepadatan kendaraan terlihat mulai dari simpang Jalan Raden Saleh yang menuju ke arah Balai Kota, Medan.

Salah seorang warga, Nugraha, menyebutkan, proyek pembangunan halte BRT di Jalan Balai Kota ini membuat kemacetan di kawasan tersebut semakin parah. Dia menilai proyek yang memakan ruas badan jalan itu justru memperumit arus lalu lintas.

ADVERTISEMENT

“Kalau untuk macet ya pasti buat macet, Bang, karena itu di tengah-tengah kan? Banyak memakan (ruas) jalan. Terus pun belakangan ini, bus-bus sudah banyak beroperasi. Jadi ya, itu sangat buat macet,” ungkap Nugraha saat ditanya tentang proyek pengerjaan halte BRT di Jalan Balai Kota, Selasa (24/12/2024), dilansir dari Strateginews.

Meski merasa terganggu dengan kemacetan, Nugraha berharap proyek ini dapat segera rampung. Dia optimis halte BRT akan membawa manfaat besar bagi kelancaran transportasi di Medan.

“Harapannya semoga cepat selesai, dan juga bisa dipergunakan sebagaimana mestinya sehingga bisa mengurai kemacetan yang ada di Kota Medan ini,” ucapnya.

Pendapat serupa disampaikan Fachri. Dia menilai proyek BRT berpotensi memperburuk kemacetan, terutama saat liburan seperti tahun baru. Dia pun menginginkan adanya solusi untuk mengurangi dampak negatif dari proyek tersebut.

“Menurut saya, BRT di hari-hari kayak sekarang, apalagi tahun baru, itu pasti bakal macet terus parah kali macetnya. Terus bisa dicari solusinya biar gak macet, biar gak terhambatlah transportasi masyarakat di sekitar Kota Medan,” kata Fachri, Selasa (24/12/2024).

Fachri berharap pengelola dapat meminimalkan dampak kemacetan selama proses pembangunan berlangsung, terutama saat jam-jam sibuk.

“Semoga proyek ini cepat selesainya dan tidak bikin kemacetan apalagi di hari-hari kerja, pulang kantor dan lain-lain,” katanya, Rabu (25/12/2024).

Editor: Andika
Sumber: Strateginews

ADVERTISEMENT
RMNEWS