🔥 TERKINI
Home » Langkat » 13 Hari Terdampak Banjir, Ratusan Warga Langkat Bertahan di Tenda Darurat

13 Hari Terdampak Banjir, Ratusan Warga Langkat Bertahan di Tenda Darurat

BAGIKAN:
ADVERTISEMENT
Ratusan Warga Langkat Bertahan di Tanggul Darurat. (Foto/Doc)

LANGKAT, RMNEWS.ID- Bencana banjir yang melanda Desa Pekubuan, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, membuat ratusan warga masih bertahan di lokasi pengungsian darurat di atas tanggul.

Hingga Selasa (9/12/2025), para pengungsi telah berada di lokasi tersebut selama 13 hari.

Warga membangun tenda seadanya menggunakan terpal dan kayu. Pakaian, sembako, dan alat masak terlihat menumpuk di lokasi pengungsian yang dihuni oleh sekitar 194 Kepala Keluarga (KK) dari Dusun VI dan VII.

ADVERTISEMENT

Rusli, salah satu warga yang mengungsi, mengatakan mereka bertahan hidup mengandalkan bantuan makanan dan minuman dari para dermawan, TNI, serta Dinas Sosial. Namun, kondisi banjir di rumah mereka belum sepenuhnya surut.

“Kalau rumah kami masih tergenang, sepinggang (sekitar 80 cm),” ungkap Rusli, yang juga menyayangkan minimnya perhatian dari kepala desa setempat.

Selain terpaan cuaca, pengungsi mulai menghadapi masalah kesehatan serius. “Cuma ini kami banyak yang kena penyakit, gatal-gatal, batuk, dan diare,” tambahnya.

Pengungsi lain, Siti Mariam, menambahkan bahwa meski listrik sudah menyala hari itu, masalah nyamuk dan kondisi kebersihan menjadi keluhan utama.
Sulit Air Bersih dan Toilet Darurat

Nurmaita, pengungsi lainnya, menyoroti kesulitan mendapatkan air bersih dan ketiadaan fasilitas toilet darurat, yang memaksa mereka menumpang ke rumah warga yang sudah tidak terendam banjir.

Meskipun petugas puskesmas sudah dua kali datang memberikan stok obat-obatan selama masa pengungsian, warga sangat mengharapkan intervensi pemerintah untuk mengatasi kondisi rumah mereka.

“Terus itu di rumah kami airnya sudah berwarna hitam. Bau kali dan banyak lintah,” kata Nurmaita. Ia mendesak pemerintah agar segera memperbaiki tanggul dan menyedot air di permukiman mereka agar rumah dapat kembali ditempati.**

Redaktur: Gusti Rangga
Laporan: Sofyan RMNEWS.ID Langkat

ADVERTISEMENT
RMNEWS