🔥 TERKINI
Home » KEPRI » Desa Cemaga Utara Jadi Lokasi Perdana Kampung Nelayan Merah Putih di Natuna

Desa Cemaga Utara Jadi Lokasi Perdana Kampung Nelayan Merah Putih di Natuna

BAGIKAN:
ADVERTISEMENT
Desa Cemaga Utara Jadi Lokasi Perdana Kampung Nelayan Merah Putih di Natuna. (Foto/Doc)

NATUNA, RMNEWS.ID- Pemerintah pusat mulai merealisasikan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Natuna sebagai upaya mendorong kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat perekonomian wilayah perbatasan.

Program strategis ini menjadi bagian dari penguatan sektor kelautan dan perikanan nasional.

Wakil Bupati Natuna, Jarmin, menyampaikan bahwa hingga saat ini baru satu wilayah yang dinyatakan memenuhi syarat pembangunan, yakni Desa Cemaga Utara.

ADVERTISEMENT

Proses pengerjaan telah dimulai di kawasan Sungai Bulan dengan fokus awal pada pematangan lahan.

“Pekerjaan fisik sudah berjalan dan saat ini masih tahap persiapan lahan,” ujar Jarmin, Sabtu (10/1/2026), dikutip dari Viva.

Untuk proyek tersebut, pemerintah pusat mengucurkan dana sekitar Rp13 miliar yang sepenuhnya difokuskan pada pembangunan infrastruktur.

Lahan disediakan oleh pemerintah daerah melalui Desa Cemaga Utara. Sejumlah fasilitas utama direncanakan dibangun, mulai dari galangan kapal, koperasi nelayan, kantor pengelola, hingga tempat pelelangan ikan.

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Natuna merupakan tindak lanjut dari usulan Pemerintah Kabupaten Natuna kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan pada 2025.

Dari beberapa lokasi yang diajukan, Cemaga Utara menjadi satu-satunya desa yang memperoleh persetujuan setelah melalui proses verifikasi kelayakan.

Jarmin menjelaskan, penilaian dilakukan dengan memastikan sebagian besar warga berprofesi sebagai nelayan aktif serta ketersediaan lahan desa yang siap dimanfaatkan.

Pada 2025 lalu, Sakti Wahyu Trenggono juga sempat meninjau langsung Cemaga Utara dan Pulau Tiga, namun Pulau Tiga dinilai belum memenuhi kriteria yang ditetapkan.

Ke depan, Kampung Nelayan Merah Putih di Natuna diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi pesisir, meningkatkan produktivitas perikanan, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat nelayan di wilayah perbatasan Indonesia.**

Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: Viva

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
RMNEWS