🔥 TERKINI
Home » Breaking News » Roy Suryo Cs Melakukan Aksi Demontrasi Damai di Gedung DPR RI

Roy Suryo Cs Melakukan Aksi Demontrasi Damai di Gedung DPR RI

BAGIKAN:
ADVERTISEMENT
Roy Suryo Cs Melakukan Aksi Demontrasi Damai di Gedung DPR RI. (Foto/Net).

JAKARTA, RMNEWS.ID-Roy Suryo dan kawan-kawannya melakukan aksi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Kamis (16/4/2026). Pakar telematika sekaligus salah satu tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi), melakukan orasi diatas mobil komando.

Dikutip dari pemberitaan yang dilansir Kompas TV, Kamis (16/4/2026) menyebut, bahwa tersebut dilakukan Roy Suryo Cs adalah  merupakan setahun setelah pihaknya mengunjungi Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 15 April 2025 lalu untuk mengungkap dugaan ijazah Jokowi.

Ia mengatakan aksi tersebut dilakukan oleh semua aktivis yang bergerak mengungkap ijazah Jokowi yang diduga palsu.

ADVERTISEMENT

Dalam kesempatan hari ini, ia menepis komentar publik yang menyebut Roy Suryo cs hanya berani bersuara di media sosial.

“Tidak! Hari ini kita buktikan kita ada di lapangan, kita ada di depan gedung dewan, kita ada di depan wakil rakyat kita dan kita tanya kepada wakil rakyat kita, 580 anggota dewan itu mendengar tidak? Inilah aspirasi rakyat,” katanya di depan Gedung DPR. 

Roy Suryo menegaskan pihaknya menuntut kejujuran dan kenegarawanan seorang Jokowi terkait ijazahnya.

Ia juga mempertanyakan verifikasi ijazah Jokowi yang digunakan untuk mendaftar sebagai wali kota, gubernur, sampai presiden.

Roy Suryp menyebut pihaknya sudah melakukan pelacakan dan tidak menemukan hasil verifikator terhadap ijazah Jokowi yang digunakan mendaftar tersebut.

Ia juga menyinggung pernyataan Jokowi yang mau menunjukkan ijazahnya di pengadilan, tetapi tidak pernah ditunjukkan.

“Berkali-kali ada acara di pengadilan, dia tidak tampak, ijazahnya katanya masih disita. Padahal, pengadilan itu adalah forum tertinggi untuk membuktikan,” ujarnya.

Roy Suryo juga menegaskan buku Jokowi’s White Paper tetap ilmiah dan pihaknya pertahankan, meskipun salah satu penulisnya, yakni Rismon Sianipar, menyatakan mencabut tulisannya.

Ia menyebut Rismon memang menulis banyak halaman di buku tersebut, tetapi isinya bersifat kuantitatif dan hanya rumus saja.

Roy Suryo pun sekali lagi dengan tegas meminta Jokowi untuk menunjukkan ijazahnya agar tidak terjadi kegaduhan di publik.

Tersangka kasus ijazah Jokowi, Roy Suryo menanggapi SP3 dan restorative justice Rismon Sianipar di kasus ijazah palsu Jokowi.

“Soal RJ juga SP3 saya mengikuti apa yang menjadi jawaban, statement para lawyer karena mereka ahli hukum. Saya merasa tidak perlu menanggapi Rismon Sianipar karena saya tulis di sini, ada di channel saya Roy Suryo Official, karena saya tidak perlu menanggapi zombie,” ujar Roy Suryo di Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Kamis (16/4/2026).***

Redaksi : Mawardi

Sumber : KompasTV

 

ADVERTISEMENT
RMNEWS