🔥 TERKINI
Home » Natuna » Pemantauan Integritas Kabupaten Natuna: Perbaikan Tata Kelola dan SPI 2023

Pemantauan Integritas Kabupaten Natuna: Perbaikan Tata Kelola dan SPI 2023

BAGIKAN:
ADVERTISEMENT
Bupati Natuna Hadiri Rakor Survei Penilaian Integritas (SPI) di Gedung Merah Putih KPK.

NATUNA, RMNEWS.ID – Bupati Natuna, Wan Siswandi, didampingi oleh Sekretaris Daerah, Boy Wijanarko, mengikuti kegiatan pemantauan tindak lanjut hasil survei penilaian integritas (SPI) tahun 2022 di Gedung Merah Putih pada Rabu, 23 Agustus 2023.

SPI merupakan alat yang dikembangkan oleh KPK untuk mengidentifikasi risiko korupsi di instansi atau kantor pemerintah. Penilaian terdiri dari dua aspek, yaitu internal dan eksternal.

Penilaian internal mencakup tujuh dimensi, seperti transparansi, integritas dalam pelaksanaan tugas, pengaruh yang mempengaruhi (trading in influence), pengelolaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, manajemen SDM, serta upaya sosialisasi antikorupsi.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, penilaian eksternal mencakup transparansi dan keadilan dalam pelayanan, upaya pencegahan korupsi, serta integritas pegawai.

Bupati Natuna menyatakan bahwa hasil survei tahun 2022 menunjukkan bahwa Pemda Natuna meraih skor 75,36 poin. Dia berharap ada peningkatan skor SPI pada tahun 2023.

“Kabupaten Natuna telah mengikuti SPI sejak tahun 2020 dengan kerja sama bersama BPK RI. Dalam kerja sama ini, pemerintah daerah Natuna menyediakan data internal OPD dan data eksternal yang mencakup pengguna layanan pemerintah serta data ahli yang berhubungan dengan pemerintah daerah,” jelas Siswandi.

Bupati juga mengungkapkan apresiasi Pemda Natuna terhadap SPI. Hasil dari survei ini memberikan rekomendasi untuk perbaikan tata kelola pemerintahan secara keseluruhan dan terutama dalam pencegahan tindak pidana korporasi.

Kegiatan ini diikuti oleh semua kabupaten/kota di Provinsi Kepri dan dihadiri oleh Direktur Korsupgah wilayah 1 beserta tim SPI yang dibentuk oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebagai penutup, Bupati memberikan pesan “Berani jujur itu hebat” sebagai prinsip yang tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga harus diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat.(*)

Sumber: Diskominfo Natuna

ADVERTISEMENT
RMNEWS