🔥 TERKINI
Home » DKI JAKARTA » Dokter PPDS Undip yang Bunuh Diri, ‘Dipalak’ Senior Rp40 Juta Per Bulan

Dokter PPDS Undip yang Bunuh Diri, ‘Dipalak’ Senior Rp40 Juta Per Bulan

BAGIKAN:
ADVERTISEMENT
dokter Aulia Risma Lestari. (Foto/Doc)

JAKARTA, RMNEWS.ID- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan ada dugaan ‘pemalakan’ dalam kasus perundungan yang berujung kematian dokter Aulia Risma Lestari, mahasiswi kedokteran PPDS anestesi Universitas Diponegoro (Undip).

Juru Bicara Kemenkes, Mohammad Syahril mengatakan, dugaan ini diperoleh dari hasil proses investigasi terbaru.

Syahril menyebut, tindakan tersebut dilakukan oknum-oknum dalam program PPDS. Permintaan uang berkisar antara Rp20 juta hingga Rp40 juta per bulan.

ADVERTISEMENT

“Berdasarkan kesaksian, permintaan ini berlangsung sejak almarhumah (dokter Risma) masih di semester 1 pendidikan atau di sekitar Juli (2022) hingga November 2022,” katanya, mengutip CNN, Minggu (1/9/2024).

Kemenkes juga mencatat dokter Risma ditunjuk sebagai bendahara angkatan yang bertugas menerima pungutan dari teman seangkatannya.

Tak hanya itu, Risma juga ditugaskan menyalurkan uang itu untuk kebutuhan non-akademik, seperti membiayai penulis lepas untuk naskah akademik senior, menggaji OB, dan berbagai kebutuhan senior lain.

Syahril menegaskan pungutan yang dilakukan para senior itu memberatkan almarhumah dan keluarga. Kemenkes menduga ini pemicu awal Risma tertekan dalam urusan akademik karena tak menduga ada sejumlah pungutan sebesar itu.

“Bukti dan kesaksian akan adanya permintaan uang di luar biaya pendidikan ini sudah diserahkan ke pihak kepolisian untuk dapat diproses lebih lanjut,” pungkas Syahril.

Editor: Gusti Rangga
Sumber: CNN

ADVERTISEMENT
RMNEWS