🔥 TERKINI
Home » BENGKULU » Marak Seks Bebas LGBT, Kasus HIV di Bengkulu Melonjak

Marak Seks Bebas LGBT, Kasus HIV di Bengkulu Melonjak

BAGIKAN:
ADVERTISEMENT
Bendera LGBT (foto/net)

BENGKULU, RMNEWS.ID – Kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Bengkulu semakin naik.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu menyebut hal ini disebabkan seks bebas yang dilakukan oleh kaum Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) dengan kategori Laki-laki Sama Laki-laki (LSL).

“Yang terbanyak positif terjangkit virus HIV ini didominasi dari populasi LGBT dan (LSL) yaitu sebanyak 70 orang,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Program Pelayanan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Bengkulu Ruslian di Kota Bengkulu, dikutip dari Antara, Selasa (17/9/2024).

ADVERTISEMENT

Saat ini pihaknya terus melakukan skrining atau pemeriksaan kesehatan guna mengantisipasi meningkatnya kasus HIV di Provinsi Bengkulu. Hal tersebut dilakukan sebab di Bengkulu sejak Januari hingga Agustus 2024 telah tercatat 126 orang yang terinfeksi HIV/AIDS dan akan berpotensi bertambah.

Ruslian menyebutkan dari 126 orang terinfeksi HIV, 89 diantaranya telah dilakukan pengobatan lebih lanjut dan di bawah pengawasan Dinkes Bengkulu.

Untuk kasus HIV paling banyak di Provinsi Bengkulu yaitu Kota Bengkulu yang mencapai 90 kasus, Kabupaten Rejang Lebong 14 kasus, Kabupaten Kepahiang tujuh kasus, Kabupaten Bengkulu Selatan enam kasus, Kabupaten Bengkulu Selatan enam kasus, dan Kabupaten Bengkulu Utara lima kasus.

Selain itu ada di Kabupaten Mukomuko dua kasus, Kabupaten Lebong satu kasus, Kabupaten Bengkulu Tengah satu kasus, sedangkan Kabupaten Seluma dan Kabupaten Kaur belum ditemukan kasus HIV.

Oleh karena itu Ruslian meminta agar masyarakat menghindari perilaku seks bebas, tidak menggunakan jarum suntik secara berulang, dan tidak mengkonsumsi narkoba.

“Kami imbau masyarakat agar menjaga hidup sehat dan khusus untuk pada penderita agar menghindari berhubungan dengan pasangan agar penderita tidak bertambah,” ucap Ruslian.

Editor: Andika
Sumber: Antara

ADVERTISEMENT
RMNEWS