JAKARTA, RMNEWS.ID- Polisi mengungkap motif penculikan dan pembunuhan pegawai bank di Jakarta bernama Muhammad Ilham Pradipta.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra mengatakan kejahatan itu dilakukan karena pelaku ingin memindahkan uang dari rekening dormant.
“Adapun motif para pelaku melakukan perbuatannya yaitu para pelaku ataupun para tersangka berencana untuk melakukan pemindahan uang dari rekening dormant ke rekening penampungan yang telah disiapkan,” kata Wira dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (16/9/2025), mengutip Viva.
Rekening dormant ialah rekening tabungan yang tidak aktif atau tidak ada aktivitas transaksi dalam kurun waktu tertentu.
Dalam kasus ini terdapat 15 orang ditetapkan sebagai tersangka. Delapan tersangka telah diungkap inisialnya yakni C, DH, YJ, dan AA yang merupakan aktor intelektual, serta AT, RS, RAH, dan EW yang menculik korban.
Selain itu juga seorang berinisial FH yang merupakan anggota TNI. Ia ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka karena diduga ikut mencari orang untuk menculik korban setelah dijanjikan uang oleh seseorang.
Kasus ini terungkap usai jasad Ilham ditemukan di sebuah lapangan di Kampung Karang Sambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (21/8/2025).
Saat ditemukan, tubuh korban dalam kondisi mengenaskan dengan kaki, tangan, kepala, dan wajah dilakban.
Setelah dilakukan penyelidikan diketahui korban sempat diculik kemudian dibunuh oleh para tersangka.**
Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: Viva


