🔥 TERKINI
Home » JAMBI » Longsor Tambang Emas Ilegal di Sarolangun, Delapan Pekerja Tewas Tertimbun

Longsor Tambang Emas Ilegal di Sarolangun, Delapan Pekerja Tewas Tertimbun

BAGIKAN:
ADVERTISEMENT
Longsor Tambang Emas Ilegal di Sarolangun. (Foto/Doc)

SOROLANGUN, RMNEWS.ID- Tragedi longsor terjadi di lokasi penambangan emas tanpa izin (PETI) di Dusun Makadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Jambi, pada Senin (19/1/2026).

Peristiwa tersebut menyebabkan delapan orang pekerja meninggal dunia setelah tertimbun material longsoran.

Kepala Bidang Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji menyampaikan, hingga saat ini tim gabungan telah berhasil mengevakuasi 12 orang dari lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

Dari jumlah tersebut, delapan korban dinyatakan meninggal dunia, sementara empat lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.

Menurut Erlan, berdasarkan dugaan awal, longsor dipicu oleh aktivitas penambangan yang tetap dilakukan meski kondisi cuaca tidak mendukung.

Curah hujan yang tinggi menyebabkan pergerakan tanah di sekitar area tambang hingga akhirnya runtuh dan menimbun para pekerja.

Pernyataan tersebut disampaikannya kepada awak media di Mapolda Jambi, Rabu (21/1/2026).

Saat ini, aparat kepolisian bersama unsur terkait masih memusatkan perhatian pada proses pencarian dan evakuasi.

Tidak menutup kemungkinan masih terdapat korban lain yang tertimbun.

Sebanyak 123 personel dikerahkan dalam operasi ini, terdiri dari personel Brimob, Samapta, serta dukungan instansi terkait lainnya.

Dari hasil penelusuran sementara, lahan tempat aktivitas PETI tersebut diketahui milik seorang warga berinisial I.

Pihak kepolisian juga akan menelusuri pihak-pihak yang diduga menjadi pemodal dalam kegiatan penambangan ilegal tersebut.

Namun, Erlan menegaskan bahwa saat ini prioritas utama adalah proses evakuasi korban sebelum melanjutkan pendalaman hukum lebih lanjut.**

Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: Viva

ADVERTISEMENT
RMNEWS