BINJAI, RMNEWS.ID- Sosok Chairin Simanjuntak belakangan mencuat di lingkungan Pemerintah Kota Binjai.
Baru tiga tahun bergabung, pria berusia 54 tahun itu kini dipercaya menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Binjai.
Penunjukan ini pun memantik perhatian publik, bukan hanya karena kecepatan kariernya, tapi juga karena hubungannya dengan Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, yang disebut masih memiliki hubungan keluarga.
Penetapan Chairin sebagai Plh Sekda tertuang dalam Keputusan Wali Kota Binjai Nomor 100.3.3.3/599/X/2025, yang berlaku sejak 27 Oktober hingga 6 November 2025.
Meski bersifat sementara, jabatan tersebut menjadi puncak dari perjalanan karier Chairin di Pemko Binjai yang terbilang pesat.
Chairin pertama kali masuk ke lingkungan Pemko Binjai pada tahun 2022 sebagai Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPPTSP). Tidak lama berselang, ia mengikuti seleksi terbuka dan terpilih menjadi Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub).
Kariernya tak berhenti di situ. Chairin juga sempat menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Plt Kepala Bappeda sebelum akhirnya diangkat secara definitif sebagai Kepala Bappeda Kota Binjai. Kini, ia menduduki kursi strategis sebagai Plh Sekda.
“Plt itu sama dengan definitif. SK-nya sama, tunjangan sama, pekerjaan sama. Hanya bedanya tidak dilantik,” kata Chairin kepada wartawan, Sabtu (25/10/2025).
Menurutnya, seluruh jabatan yang pernah ia emban tercatat dalam rekam jejak kepegawaian dan menjadi bagian dari pengalaman formal yang diakui dalam birokrasi.
Namun, perjalanan karier Chairin tidak sepenuhnya mulus. Saat memimpin Dinas Perhubungan, auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumut mencatat adanya temuan terkait realisasi bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan dinas tahun anggaran 2024. Temuan serupa juga muncul saat ia menjabat Plt Kadis DLH.
Disinggung soal dirinya yang merupakan ipar sepupu wali kota dan penunjukkannya terendus dugaan nepotisme, Chairin menyebut, akan tetap profesional dalam mengemban amanah Plh Sekda Binjai.
Sebelum bergabung dengan Pemko Binjai, Chairin telah meniti karier panjang di dunia birokrasi sejak tahun 1992.
Ia memulai sebagai CPNS di Pemkab Deliserdang, kemudian bertugas di Pemkab Serdangbedagai dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, hingga akhirnya masuk ke Pemko Binjai. Total, Chairin telah 33 tahun mengabdi di dunia pemerintahan.
“Pengalaman berpindah di empat kabupaten/kota membuat saya matang dan siap mengemban amanah ini,” katanya.**
Redaktur: Gusti Rangga
Laporan: Supriadi MY RMNEWS.ID Sumut


