LINGGA, RMNEWS.ID- Pemerintah Desa Mepar menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan untuk kader kesehatan, ibu hamil, dan orang tua balita pada Kamis, 06 November 2025.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya desa meningkatkan wawasan masyarakat mengenai kesehatan dasar, terutama terkait pencegahan penyakit serta perawatan ibu dan anak.
Acara menghadirkan dua narasumber dari Puskesmas Daik Lingga, yaitu dr. Tri Dinda Pratiwi dan Susianti, A.Md.Keb (bidan).
Dalam penyuluhan tersebut, kedua narasumber memberikan edukasi komprehensif terkait berbagai aspek penting kesehatan keluarga.
Pada kesempatan tersebut, dr. Tri Dinda Pratiwi menekankan pentingnya imunisasi lengkap untuk mencegah penyakit berbahaya yang rentan menyerang bayi dan balita. Ia mengimbau orang tua agar selalu memantau jadwal imunisasi melalui posyandu dan fasilitas kesehatan.
Sementara, Bidan Susianti, A.Md.Keb memberikan materi tentang pemantauan status gizi, pemberian makanan bergizi seimbang, serta pentingnya pencatatan tumbuh kembang anak secara berkala. Hal ini dinilai penting sebagai langkah pencegahan stunting di lingkungan desa.

Para peserta juga dibekali pengetahuan tentang penanganan awal penyakit umum seperti diare, cacingan dan batuk pilek. Penanganan cepat dan tepat dinilai penting agar penyakit tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
Kepala Desa Mepar, Faif Sundoyo, menyampaikan apresiasi kepada para narasumber yang telah meluangkan waktu memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Terima kasih kepada dr. Tri Dinda Pratiwi dan ibu Susianti yang telah memberikan materi kesehatan sehingga para peserta mendapatkan tambahan ilmu yang bermanfaat,” ujarnya.
Faif berharap kegiatan penyuluhan seperti ini dapat terus berlanjut untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Desa Mepar, khususnya ibu dan anak.
Penyuluhan kesehatan yang digelar Desa Mepar memberikan manfaat besar bagi kader kesehatan, ibu hamil, dan orang tua balita.
Materi yang disampaikan tenaga kesehatan dari Puskesmas Daik Lingga memperkaya pengetahuan peserta mengenai imunisasi, gizi, dan pencegahan penyakit umum.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata desa dalam meningkatkan kesehatan keluarga dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Redaktur: Gusti Rangga


