LANGKAT, RMNEWS.ID- Guna memastikan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berjalan aman dan kondusif, Polres Langkat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Toba 2025.
Pertemuan ini berlangsung di Aula Wirastya Polres Langkat, Stabat, pada Jumat (19/12/2025).
Rapat dipimpin langsung oleh Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi perwakilan Pemkab Langkat dan Kepala Kejaksaan Negeri Langkat, serta dihadiri unsur Forkopimda, TNI, tokoh agama, dan instansi terkait lainnya.
Dalam pemaparannya, Kabag Ops Polres Langkat, KOMPOL Abdul Rahman, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa Polres Langkat akan mendirikan 8 titik pos, yang terdiri dari 6 Pos Pengamanan (Pospam) dan 2 Pos Pelayanan (Posyan).
Sebanyak 178 personel gabungan lintas instansi akan diterjunkan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan, mulai dari kemacetan arus lalu lintas, potensi bencana alam, hingga pengamanan di titik wisata populer seperti Tangkahan dan Bukit Lawang.
Kasat Lantas Polres Langkat, AKP Tommy F, S.T.K., M.H., M.T., menambahkan bahwa pihaknya memberikan perhatian khusus pada titik rawan macet, seperti Pasar Tumpah Tanjung Pura.
“Berbagai langkah antisipatif telah kami siapkan, mulai dari rute alternatif, penyediaan kantong parkir, hingga patroli pada jam-jam rawan kepadatan,” jelasnya.
Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, menegaskan bahwa Operasi Lilin Toba adalah bentuk kehadiran negara untuk menjamin keamanan ibadah umat Kristiani dan perayaan masyarakat umum.
Ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk bekerja secara profesional dan humanis.
“Operasi ini bukan sekadar pengamanan rutin, tetapi pengamanan kegiatan keagamaan yang harus kita hormati bersama. Tetap layani masyarakat dengan ikhlas dan jangan mudah tersinggung dengan dinamika di lapangan,” tegas AKBP David.
Selain aspek lalu lintas, Kapolres juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman terorisme.
Pihak kepolisian akan melakukan sterilisasi lokasi ibadah dan memperkuat koordinasi dengan pengurus gereja serta stakeholder terkait.
Kapolres juga menunjukkan empatinya terhadap warga yang terdampak bencana banjir, seraya mengimbau personel untuk tetap mengedepankan semangat gotong royong dan toleransi demi terciptanya situasi kamtibmas yang terkendali di seluruh wilayah Kabupaten Langkat.**
Redaktur: Gusti Rangga
Laporan: JR Siahaan RMNEWS.ID Langkat


