🔥 TERKINI
Home » Aceh » TNI Bubarkan Aksi Pembawa Bendera GAM di Lhokseumawe, Pistol dan Rencong Disita

TNI Bubarkan Aksi Pembawa Bendera GAM di Lhokseumawe, Pistol dan Rencong Disita

BAGIKAN:
ADVERTISEMENT
TNI Bubarkan Aksi Pembawa Bendera GAM di Lhokseumawe. (Foto/Doc)

LHOKSEUMAWE, RMNEWS.ID- Prajurit TNI Angkatan Darat dari Korem 011/Lilawangsa membubarkan aksi sekelompok masyarakat yang membawa bendera bulan bintang yang identik dengan simbol Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Lhokseumawe, Aceh, Kamis (25/12/2025).

Aksi tersebut berakhir ricuh dan menyebabkan terganggunya arus lalu lintas.

Dalam pembubaran aksi itu, aparat menyita satu pucuk senjata api jenis pistol serta senjata tajam berupa rencong dari seorang pria yang diduga sebagai provokator.

ADVERTISEMENT

Aksi unjuk rasa tersebut sebelumnya menuntut penetapan status bencana nasional atas banjir dan longsor yang melanda Aceh.

“TNI membubarkan kelompok pembawa bendera GAM yang melakukan aksi di tengah jalan. Seorang pria membawa senjata api pistol dan rencong diamankan,” ujar Danrem 011/Lilawangsa, Ali Imran, dikutip dari AJNN.

Pembubaran aksi yang dipimpin langsung oleh Danrem Ali Imran itu berlangsung di Jalan Nasional Banda Aceh–Medan, tepatnya di Simpang Kandang, Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua.

Akibat aksi tersebut, arus lalu lintas sempat tersendat sebelum akhirnya kembali normal.

Ali Imran menjelaskan, pembubaran dilakukan secara persuasif tanpa tindakan kekerasan.

Setelah dilakukan pendekatan, massa secara sukarela menyerahkan spanduk dan kain umbul-umbul yang menyerupai bendera GAM, lalu membubarkan diri.

Upaya tersebut juga mendapat dukungan dari masyarakat sekitar.

Di tengah proses pembubaran, prajurit TNI mengamankan seorang pria yang membawa tas mencurigakan.

Saat diperiksa, tas tersebut berisi satu pucuk senjata api jenis pistol dan sebilah rencong.

Pria tersebut diduga menjadi provokator karena sempat menghasut massa untuk bertindak anarkis dan berteriak melawan aparat.

“Yang bersangkutan sempat berusaha melarikan diri saat didekati prajurit TNI, namun berhasil ditahan oleh warga setempat hingga akhirnya diamankan,” kata Ali Imran.

Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti senjata api dan senjata tajam tersebut diserahkan kepada pihak kepolisian yang turut berada di lokasi untuk proses hukum lebih lanjut.

“TNI bertindak tegas namun tetap mengedepankan cara-cara persuasif demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkas Danrem 011/Lilawangsa.**

Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: AJNN

ADVERTISEMENT
RMNEWS