BENGKALIS, RMNEWS.ID- Dalam rangka memeriahkan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-20 tingkat Kecamatan Siak Kecil, Desa Tanjung Belit turut berpartisipasi dengan membuka stand bazar UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan hasil karya ibu-ibu rumah tangga, Minggu (2/11/2025).
Beragam produk olahan lokal seperti makanan ringan, minuman tradisional, serta hasil kerajinan tangan menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung. Kehadiran bazar ini tidak hanya memeriahkan kegiatan MTQ, tetapi juga menjadi sarana promosi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, khususnya kaum perempuan.
Penjabat (Pj) Kepala Desa Tanjung Belit, Winarto, memberikan apresiasi atas semangat dan kreativitas warga, terutama para ibu rumah tangga yang berperan aktif dalam pengembangan produk lokal.
“Kami bangga karena ibu-ibu di Desa Tanjung Belit mampu menghadirkan produk yang tidak hanya enak dan menarik, tetapi juga memiliki nilai ekonomi. Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin UMKM desa semakin dikenal dan terus berkembang,” ujar Winarto.
Partisipasi masyarakat dalam kegiatan bazar ini juga memperlihatkan bagaimana potensi lokal dapat dikembangkan secara mandiri untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Produk-produk yang dihadirkan menunjukkan kualitas dan ciri khas desa yang dapat bersaing di pasar lokal maupun regional.
Salah satu perwakilan ibu-ibu PKK Desa Tanjung Belit mengungkapkan rasa bangga dan bahagianya bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah desa yang memberi dukungan penuh. Dengan adanya bazar ini, produk kami bisa dikenal lebih luas dan tentu menambah semangat kami untuk terus berkreasi,” tuturnya.
Pemerintah Desa Tanjung Belit menegaskan bahwa kegiatan seperti bazar MTQ ini akan terus didukung dan dikembangkan untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan lokal. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi desa berbasis potensi masyarakat dan memperluas jaringan pemasaran produk lokal.
Partisipasi Desa Tanjung Belit dalam bazar MTQ ke-20 Kecamatan Siak Kecil menjadi bukti nyata komitmen pemerintah desa dalam mendukung pengembangan UMKM dan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Melalui kolaborasi antara pemerintah desa, pelaku UMKM, dan masyarakat, diharapkan kegiatan seperti ini dapat menjadi langkah strategis menuju kemandirian ekonomi desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.**
Redaktur: Gusti Rangga
Laporan: Darwis AK RMNEWS.ID Bengkalis


